Special Plan: Tinjau MBG di Mimika, Gibran temukan siswa tak sarapan sebelum sekolah
Tinjau MBG di Mimika, Gibran Temukan Siswa Tidak Sarapan Sebelum Berangkat Sekolah
Pada Selasa, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke SMAN 4 Mimika, Papua Tengah, untuk mengecek pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama peninjauan, dia menemukan fakta bahwa sebagian siswa tidak mengonsumsi sarapan di rumah sebelum pergi ke sekolah.
Sejumlah siswa di sana mulai menerima MBG pada pukul 09.30, jauh sebelum jam sekolah dimulai. Gibran bertanya langsung kepada satu dari mereka, “Apakah kamu tidak sarapan di rumah?” Siswa tersebut menjawab, “Tidak pernah, Pak,” sambil menggelengkan kepala.
“Enggak pernah sarapan? Ya dihabiskan lauknya, habiskan tahunya. Suka tahu?” tanya Gibran kembali.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres melihat langsung proses distribusi makanan kepada siswa dan berinteraksi dengan para guru serta murid untuk memahami dampak program MBG di lapangan.
Menu MBG dan Tema Hari Kartini
Menu MBG yang disajikan di SMAN 4 Mimika mencakup nasi putih, lauk ayam kecap, tumis buncis dan wortel, tahu isi, serta buah apel sebagai penutup. Selain itu, peninjauan ini bertepatan dengan perayaan Hari Kartini, sehingga guru dan siswa mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah.
Manfaat Program MBG Menurut Guru Sosiologi
Guru Sosiologi SMAN 4 Mimika, Suharti, menjelaskan bahwa MBG memberikan dampak positif, terutama bagi siswa yang kesulitan mendapatkan makanan sebelum berangkat sekolah. Menurutnya, sebelum program ini diterapkan, banyak murid yang terlambat masuk atau bahkan absen karena lapar.
“Waktu sebelum ada MBG, ada anak yang terlambat sekolah. Waktu dia tidak masuk sekolah, alasannya kenapa? Mau ke sekolah tapi kami lapar, enggak makan,” ujarnya.
Suharti menambahkan, kehadiran MBG membantu meningkatkan kedisiplinan dan kesiapan belajar siswa. SMAN 4 Mimika memiliki 325 peserta didik, terdiri dari 150 laki-laki dan 175 perempuan, terbagi dalam 11 kelas tingkat X, XI, dan XII.