KPKP Jaktim dorong penangkapan ikan sapu-sapu di setiap kecamatan
KPKP Jaktim Dorong Penangkapan Ikan Sapu-Sapu di Setiap Kecamatan
Di Jakarta Timur, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) terus berupaya memperkuat pengambilan ikan sapu-sapu di berbagai aliran sungai yang ada di setiap wilayah kecamatan. Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi mengatasi spesies invasif yang dianggap mengganggu keseimbangan ekosistem air dan membahayakan ikan asli. Dalam upaya tersebut, pihak Sudin KPKP Jakarta Timur bekerja sama dengan petugas lapangan, kelompok lingkungan, serta warga sekitar untuk mengatur penangkapan secara berkala.
Langkah Strategis untuk Konservasi Ekosistem
Penangkapan ikan sapu-sapu bertujuan meminimalkan dampak negatif dari spesies tersebut terhadap lingkungan perairan. Dengan mengontrol populasi invasif, pihak terkait berharap bisa menjaga keberlanjutan ikan lokal yang menjadi sumber protein utama bagi masyarakat sekitar.
“Kami terus mengadakan kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu di tiap kecamatan demi kesejahteraan bersama,” ujar Kepala Sudin KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto, saat diwawancarai ANTARA di Jakarta, Selasa.
Metode penangkapan meliputi pemasangan jaring dan teknik manual di titik-titik yang menjadi habitat spesies invasif, seperti tepi sungai dan saluran air. Selain itu, kegiatan ini juga disertai dengan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melepasikan ikan peliharaan ke lingkungan sungai, karena tindakan itu bisa memperparah masalah invasi.
Sebelumnya, sekitar 30 personel gabungan telah melakukan operasi penangkapan ikan sapu-sapu di Anak Kali Ciliwung, Jalan Ksatrian X RW 03, Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur, Senin (20/4). Petugas dari PPSU dan UPS Badan Air langsung menyisir aliran air di sekitar pintu air yang berbatasan dengan Jalan Tambak, Manggarai, Jakarta Selatan.