Special Plan: Laba Bank Mandiri tumbuh 16,6 persen capai Rp15,4 T di kuartal I 2026

Laba Bank Mandiri Naik 16,6% Capai Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026

Jakarta – Dalam kuartal pertama tahun 2026, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun, meningkat 16,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja ini didukung oleh peningkatan profitabilitas serta fondasi permodalan yang stabil. Sampai akhir Maret 2026, rasio return on equity (ROE) bank hanya mencapai 22,1%, sementara capital adequacy ratio (CAR) berada di level 19,7%. Total pendapatan perusahaan juga tumbuh 9,15% secara tahunan.

Kinerja Kredit dan Dana Pihak Ketiga

Pertumbuhan kredit Bank Mandiri mencapai 17,4% hingga akhir Maret 2026, dengan total mencapai Rp1.530 triliun. Angka ini dua kali lebih tinggi dari pertumbuhan rata-rata industri. “Kami berkomitmen untuk mendorong aktivitas ekonomi nyata, terutama sektor produktif dan berdaya saing,” tutur Riduan, Direktur Utama Bank Mandiri, dalam konferensi pers daring di Jakarta, Selasa.

“Dengan kinerja dan fondasi yang kuat, kami optimistis dapat berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat industri perbankan nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Riduan.

Di sisi penghimpunan dana, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 21,1% mencapai Rp1.675 triliun, yang lebih baik dari pertumbuhan industri. “Kami berhasil menjaga kepercayaan nasabah, sehingga menghasilkan manajemen likuiditas yang stabil dan berkelanjutan,” jelas Riduan.

Struktur pendanaan perusahaan semakin kuat, terlihat dari dana murah atau current account saving account (CASA) yang mencapai Rp1.201 triliun, naik 12,7% secara tahunan. Sementara itu, produktivitas operasional meningkat melalui perbaikan rasio BOPO ke 58,0%. Bank Mandiri juga memastikan ekspansi bisnis diimbangi dengan pengelolaan kualitas aset yang disiplin. NPL gross bank only berada di level 0,98%, turun 3 basis poin dari tahun sebelumnya, dengan NPL coverage ratio mencapai 245%.

Dukungan Program Strategis Nasional

Bank Mandiri aktif menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai program nasional. Beberapa inisiatif yang didukung antara lain kredit usaha rakyat (KUR), program 3 juta rumah, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Hingga kuartal I 2026, realisasi KUR mencapai Rp11 triliun, mendorong lebih dari 87 ribu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di berbagai sektor.

Dalam program MBG, sekitar 6.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah memanfaatkan Virtual Account Bank Mandiri untuk memperkuat pengelolaan keuangan yang akuntabel. Selain itu, Bank Mandiri juga mendukung pemerataan kesejahteraan melalui pembiayaan sekitar 2.300 unit hunian dalam Program 3 Juta Rumah (FLPP). Di tingkat desa, bank berperan dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan dengan mendukung sekitar 80 ribu koperasi desa/kelurahan Merah Putih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *