Key Strategy: Ini kata Menko Polkam terkait kontak tembak di Yahukimo

Kontak Tembak di Yahukimo

Dalam peristiwa yang terjadi pekan lalu, tim gabungan dari TNI dan Polri melakukan patroli sepanjang Jalan Trans Papua. Tembakan terjadi ketika kendaraan taktis mereka diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Setelah menerima tembakan, personel langsung membalas sebagai respons terhadap serangan tersebut. Situasi memanas kembali saat KKB melepaskan tembakan dari dua titik berbeda, yaitu sisi kanan dan kiri jalan. Kontak tembak kembali terjadi, dengan teriakan dari arah hutan mengindikasikan keberadaan anggota KKB.

Pernyataan Menko Polkam

Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menegaskan bahwa kontak tembak tersebut adalah bagian dari upaya menjaga keamanan warga Yahukimo. “Semua tindakan ini bertujuan mengamankan penduduk atau warga Indonesia di sini,” ujarnya. Ia menjelaskan, keamanan merupakan prasyarat penting untuk memastikan program pembangunan nasional berjalan dengan baik.

Menurut Djamari, stabilitas wilayah menjadi faktor kunci dalam merealisasikan berbagai program prioritas. “Upaya pengamanan ini telah berlangsung, sedang berlangsung hingga saat ini, dan akan terus dilakukan hingga pembangunan bisa berjalan lancar,” tambahnya. Ia juga menyebutkan, beberapa waktu lalu Satgas Cartenz berhasil menangkap anggota KKB yang sebelumnya berada di hutan. “Ini adalah saudara-saudara kita yang ingin mendekati kawasan dan ditangkap di sini,” tutur Djamari.

Langkah Terukur Aparat Keamanan

Djamari menegaskan bahwa situasi di Yahukimo secara umum tetap aman dan terkendali. “Aparat keamanan terus mengambil langkah-langkah terukur untuk memastikan stabilitas wilayah serta melindungi masyarakat,” ujarnya. Ia menilai kontak tembak merupakan bagian dari upaya menjaga kedamaian dan percepatan pembangunan di Tanah Papua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *