Meeting Results: Mendag: Stok minyak goreng aman, harga naik dipicu biaya plastik
Stok Minyak Goreng Tetap Terjamin, Kenaikan Harga Dipengaruhi Biaya Kemasan Plastik
Jakarta – Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pasokan minyak goreng di pasar masih cukup dan tidak mengalami kekurangan, meski harga jual kini lebih tinggi akibat kenaikan biaya plastik. Dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Selasa, ia menjelaskan bahwa harga minyak goreng merek Minyakita tercatat sekitar Rp15.900 per liter, melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.
“Stok barang saat ini masih memadai dan tidak ada hambatan signifikan. Jadi, ketersediaan pasokan tetap terjamin. Memang salah satu dampak kenaikan harga adalah biaya plastik,” ujar Mendag.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga minyak goreng premium juga mengalami kenaikan signifikan. Harga produk tersebut mencapai Rp21.796 per liter, menurut laporan dari Kementerian Perdagangan. Mendag menegaskan bahwa penyebab utama kenaikan ini bukan terkait kekurangan bahan baku, melainkan karena meningkatnya biaya kemasan plastik yang digunakan produsen saat ini.
Kementerian Perdagangan telah berkoordinasi langsung dengan para produsen minyak goreng untuk memastikan produksi tetap berjalan lancar. Kenaikan biaya plastik kemasan menjadi faktor utama yang memengaruhi harga akhir di pasar. Selain itu, pihaknya juga berupaya memperkuat pasokan bahan baku melalui skema impor yang sedang diatur pemerintah.
Mendag mengingatkan bahwa distributor minyak goreng tidak boleh memanfaatkan kondisi harga stabil untuk menaikkan keuntungan berlebihan, agar tidak terjadi distorsi harga yang mengganggu konsumen di berbagai daerah. Pemerintah menekankan perlunya menjaga stabilitas harga pangan strategis, termasuk produk yang tidak menggunakan kemasan plastik. Saat ini, belum ada pembahasan tentang penyesuaian HET minyak goreng, meski koordinasi lintas kementerian terus dilakukan untuk mencari solusi dari hulu hingga hilir.