Key Strategy: Selat Hormuz Tutup, 1 Miliar Barel Minyak Hilang

Selat Hormuz Tutup, 1 Miliar Barel Minyak Hilang

Jakarta, permintaan global terhadap minyak berkurang hingga 1 miliar barel akibat perang di Iran. Russell Hardy, CEO Vitol, menyatakan bahwa selain minyak mentah, produk olahan juga terganggu oleh konflik Timur Tengah yang masih berlangsung. Ia menjelaskan bahwa serangan terhadap infrastruktur energi di Teluk dan penutupan Selat Hormuz menyebabkan kehilangan sekitar 12 juta barel produksi minyak per hari sejak AS dan Israel menggemparkan Iran akhir Februari lalu.

“Angka 1 miliar [barel] sudah diperhitungkan saat ini, karena kita mungkin kehilangan 600 juta hingga 700 juta hingga tahap ini. Namun, pemulihan infrastruktur yang terganggu membutuhkan waktu ketika situasi mulai membaik,” tambahnya saat berbicara di FT Commodities Global Summit di Lausanne, seperti yang dilaporkan Rabu (22/4/2026).

Hardy menegaskan bahwa perang ini menciptakan gangguan terbesar di pasar energi dalam 40 tahun kariernya. Ia menambahkan bahwa dampaknya jauh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *