Main Agenda: Uni Eropa perluas sanksi Iran terkait Selat Hormuz
Uni Eropa Perluas Sanksi Iran Terkait Selat Hormuz
Para menteri luar negeri Uni Eropa, Selasa (21/4), menyetujui peningkatan sanksi terhadap Iran guna mengatasi gangguan akses laut di Selat Hormuz, menurut pernyataan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas. “Kami telah menerapkan sanksi luas terhadap Iran, tetapi hari ini mengambil langkah politik tambahan untuk memperluas sistem sanksi agar mencakup pihak yang terlibat dalam membatasi kebebasan navigasi,” ujar Kallas setelah pertemuan di Luksemburg. Sanksi baru tersebut diperkirakan akan diumumkan dalam rapat Dewan Urusan Luar Negeri bulan Mei mendatang, tambahnya.
“Para pasukan militer Iran telah mengembalikan kendali atas Selat Hormuz setelah Amerika Serikat mengambil langkah blokade terhadap jalur laut kritis itu,” kata Ebrahim Zolfaghari, juru bicara Khatam Al-Anbiya, pada Sabtu (18/4).
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel menyerang sejumlah sasaran di Iran, termasuk Teheran, yang menimbulkan kerusakan serta korban sipil. Sementara itu, pada 8 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu. Meski tidak ada keputusan untuk memulai perang kembali, AS melanjutkan penguncian pelabuhan Iran. Upaya mediasi dilakukan untuk mengadakan pembicaraan baru di Islamabad, namun tidak menghasilkan kesepakatan.