Meeting Results: Inggris, Prancis pimpin konferensi militer multinasional untuk Hormuz

Inggris, Prancis Pimpin Konferensi Militer Multinasional untuk Hormuz

Sebuah konferensi dua hari diadakan pekan ini, dipimpin oleh Inggris dan Prancis, yang mengundang perencana militer dari lebih dari 20 negara. Pertemuan ini bertujuan mengubah kesepakatan diplomatik terbaru menjadi rencana militer nyata yang bisa diterapkan setelah situasi memungkinkan, setelah gencatan senjata berkelanjutan, menurut pernyataan resmi.

Konferensi dilangsungkan di Markas Gabungan Permanen Inggris di Northwood, London Utara, dan dimulai pada Rabu (22/4). Peserta diminta fokus pada kemampuan militer, komando, kontrol, serta strategi pengiriman pasukan ke wilayah Selat Hormuz. Selat ini menjadi jalur penting untuk perdagangan minyak dan gas, sehingga perlunya rencana terkoordinasi untuk membuka kembali aksesnya.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa (21/4) bahwa Washington akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran untuk memberi waktu kepada Teheran mempersiapkan “proposal terpadu” setelah permintaan dari pejabat Pakistan.

Sebelumnya, pada 2 Maret, Teheran mengumumkan pembatasan navigasi di Selat Hormuz, beberapa hari setelah AS dan Israel meluncurkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Upaya negosiasi berlanjut, meski ketidakpastian masih menghiasi proses.

Pakistan menjadi tuan rumah pertemuan antara AS dan Iran pada 11–12 April, setelah berhasil menengahi gencatan senjata 14 hari yang seharusnya berakhir pada Rabu malam waktu Washington. Namun, keputusan memperpanjang kesepakatan tersebut memperlihatkan komitmen untuk mengejar solusi yang lebih stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *