Main Agenda: Undana-ATSEA riset konservasi dugong di Laut Timor
Undana dan ATSEA Perkuat Kolaborasi Riset Konservasi Dugong di Laut Timor
Kerja Sama untuk Penguatan Ekosistem Laut dan Biodiversitas
Kupang – Universitas Nusa Cendana (Undana) bekerja sama dengan Arafura and Timor Seas Ecosystem Action (ATSEA) melanjutkan upaya peningkatan penelitian konservasi dugong serta ekosistem lamun di kawasan laut Arafura dan Timor. Prof. Annytha I.R. Detha, Wakil Rektor Undana bidang Akademik, mengatakan institusi tersebut siap mendukung kerja sama ini dengan menyediakan tenaga ahli, fasilitas laboratorium, dan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan lapangan.
“Undana memiliki kapasitas kuat dalam mengembangkan riset kelautan berbasis wilayah kepulauan,” ujarnya. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berupa diskusi, tetapi juga implementasi nyata yang diharapkan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat pesisir Nusa Tenggara Timur.
“Kawasan Laut Arafura dan Timor memiliki nilai strategis karena menjadi tempat tinggal berbagai spesies laut penting, termasuk dugong yang populasi-nya perlu dijaga melalui kebijakan berbasis data,” tambah Prof. Annytha.
Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Undana Yefry C. Adoe menyatakan, kedua pihak saat ini sedang finalisasi dokumen formal berupa Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA). Penandatanganan disepakati dilakukan pada Mei 2026 setelah selesai penyesuaian detail kesepakatan.
“Kami melihat Undana sebagai mitra kunci di wilayah timur Indonesia karena kawasan ini memiliki biodiversitas tinggi namun rentan. Dukungan riset dari akademisi lokal diperlukan untuk memperkuat kebijakan konservasi regional,” ungkap Dr. Handoko Adi Susanto, Direktur Eksekutif Interim ATSEA.
Kerja sama ini dianggap sesuai dengan visi Undana menuju universitas kelas dunia yang fokus pada keunggulan lahan kering kepulauan. Selain itu, kolaborasi juga bertujuan memperkuat kemitraan antar negara seperti Indonesia, Australia, Papua Nugini, dan Timor Leste dalam menjaga ekosistem laut di wilayah selatan.