New Policy: Wamendag ajak UMKM wanita bidik pasar global melalui perjanjian dagang
Wamendag Dorong UMKM Perempuan Manfaatkan Perjanjian Dagang untuk Mengakses Pasar Global
Dari Jakarta, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti memotivasi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar ke tingkat internasional. Ia menekankan bahwa berbagai perjanjian dagang yang ditandatangani Indonesia dengan negara-negara strategis bisa menjadi peluang besar bagi UMKM, khususnya yang dijalankan oleh perempuan.
Potensi Pasar Global Melalui Kesepakatan Internasional
Langkah-langkah yang diambil oleh Kementerian Perdagangan, termasuk memperkuat akses ke pasar internasional, dirancang untuk membuka peluang ekspor. Beberapa perjanjian seperti Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA), Perjanjian Perdagangan Preferensial Indonesia-Tunisia (IT-PTA), serta Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Peru (IP-CEPA) dan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) dengan Uni Ekuatorial Asia (EAEU) menjadi contoh nyata.
“Dengan kita mengamankan pasar di Uni Eropa, Latin Amerika, dan Eurasia, termasuk Rusia, kita juga memperkuat pangsa pasar di internal ASEAN,” ujar Roro.
Kepala Wamendag menambahkan bahwa pemerintah tengah berupaya menjaga kestabilan pasar dalam negeri, terutama di tengah tantangan geopolitik saat ini. Ia mengingatkan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kelangsungan hidup dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Peran Perempuan dalam Perekonomian Indonesia
Menurut Roro, perempuan memainkan peran kritis dalam perekonomian Indonesia. Data menunjukkan bahwa sekitar 64,5 persen dari penggerak UMKM di dalam negeri merupakan perempuan.
“Ini adalah fakta yang patut diperhatikan, karena perempuan memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan,” tambah dia.
Untuk itu, Wamendag mendorong UMKM perempuan meningkatkan daya saing dan memanfaatkan platform digital serta program pendukung dari pemerintah. Ia menekankan perlunya pemahaman lebih baik tentang strategi pemasaran modern, yang kini memanfaatkan gadget dan teknologi.