DKP3 Majalengka pastikan stok pupuk subsidi aman untuk MT II

DKP3 Majalengka pastikan stok pupuk subsidi aman untuk MT II

Di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) mengonfirmasi bahwa persediaan pupuk bersubsidi tetap memadai untuk mendukung kegiatan musim tanam (MT) II tahun 2026. Kepala DKP3, Gatot Sulaeman, mengungkapkan bahwa stok pupuk telah disusun sesuai dengan alokasi yang ditentukan pada tahun ini.

Menurut Gatot, ketersediaan pupuk tersebut mencakup beberapa jenis, seperti Urea sebanyak 36,4 juta kilogram, NPK 28,514 juta kilogram, pupuk organik 56 ribu kilogram, serta ZA 354 ribu kilogram. “Stok pupuk bersubsidi kami pastikan dalam kondisi aman dan memenuhi kebutuhan para petani,” tutur dia.

“Kuantitas ini dianggap cukup untuk menjaga pasokan yang dibutuhkan selama MT II, sehingga distribusi diharapkan berjalan lancar,” kata Gatot.

Dalam rangka menyiapkan produksi pangan, DKP3 juga memberikan saran kepada para petani agar mempercepat proses tanam. Langkah ini bertujuan mengantisipasi kemungkinan terjadinya musim kemarau yang diperkirakan lebih lama, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Menurut Gatot, untuk mengatasi risiko kekurangan air, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Selain itu, pemerintah setempat juga menerima bantuan dari Kementerian Pertanian berupa pompa air yang diberikan kepada kelompok tani.

“Kami bersama BBWS telah berupaya koordinasi agar persediaan air tetap terjaga selama masa tanam,” ujarnya.

DKP3 juga bekerja sama dengan tim kerja penyuluh pertanian untuk memberikan bimbingan selama MT II. Pendampingan ini diharapkan membantu para petani dalam mengoptimalkan penggunaan pupuk dan pola tanam. Sebelumnya, DKP3 mencatat hasil panen padi dari petani telah mencapai 204.261 ton gabah dari lahan sekitar 31.253 hektare pada Januari hingga Maret 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *