Solution For: KSP: Pemerintah targetkan mulai bangun lima lokasi PSEL pada Juni 2026

KSP: Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL pada Juni 2026

Dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Rabu, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyatakan rencana pemerintah untuk memulai konstruksi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) pada bulan Juni 2026. Proyek ini akan diawali dengan acara groundbreaking, sebagai langkah awal dalam implementasi strategi nasional pengelolaan sampah.

Implementasi di Lima Wilayah

Qodari menjelaskan bahwa proyek PSEL akan fokus pada 30 aglomerasi yang tersebar di 61 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Lima dari lokasi tersebut akan dimulai pada Juni 2026, termasuk Kota Bekasi, Kota Yogyakarta, Bogor Raya, Denpasar Raya, serta Bandung Raya. “Empat kota yang menjadi fokus pembangunan PSEL pada bulan Juni 2026 merupakan bagian dari Perpres 109/2025,” tambah Qodari.

“Kelima, Bandung Raya. Implementasi di sana merupakan hasil kerja sama dengan Jepang dan berdasarkan Perpres Nomor 35 tahun 2018,” ujarnya.

Qodari juga menyoroti peran PSEL dalam mengurangi risiko penyakit lingkungan dan mendorong transisi energi menuju alternatif non-fosil. “PSEL akan berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat, terutama di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA),” katanya. Untuk tahap berikutnya, lelang untuk 12 lokasi akan dimulai di Semester II 2024, dengan target kapasitas pengolahan sampah mencapai lebih dari 1.000 ton per lokasi. Hal ini berpotensi meningkatkan total kapasitas harian hingga 33 ribu ton.

Proyek PSEL Harus Rampung dalam 7 Minggu

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengingatkan bahwa proyek PSEL harus selesai dalam waktu tujuh minggu sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan sampah. “Karena ini perintah langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Jika dalam waktu tujuh minggu progres tidak memadai, pemerintah pusat akan mengambil alih,” kata Zulhas di Jakarta, Selasa (21/4).

“Kita harus bergerak cepat agar hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat segera,” tutur Zulhas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *