Solution For: Pendekatan ilmiah kini digunakan untuk standar industri kecantikan
Pendekaran Ilmiah Kini Digunakan untuk Standar Industri Kecantikan
Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Jakarta, Rabu, dr. Dewita Kamaruddin, seorang dokter dan ahli estetika dari Miracle Ultimate Clinik, menjelaskan bahwa pendekatan ilmiah terhadap anatomi dan struktur kulit saat ini menjadi elemen utama dalam menentukan standar kecantikan di sektor estetika.
“Lapisan kulit tidak hanya mencakup permukaan atas dan tengah, tetapi juga sampai ke struktur di bawahnya. Dengan memahami lapisan ini, kita dapat membentuk wajah ideal menggunakan prinsip metodologi yang didasarkan pada ilmu pengetahuan. Struktur dasar kulit, termasuk lapisan bawah, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses ini,” ungkap Dewita.
Dewita menegaskan bahwa wajah yang sempurna memerlukan dasar kuat di bagian struktur dalam, yang terdiri dari otot yang membentuk kontur serta mendukung bentuk keseluruhan wajah. Dasar yang kuat ini mampu menciptakan wajah simetris berdasarkan rasio emas, yaitu keseimbangan proporsi yang dianggap ideal, baik untuk perempuan maupun laki-laki.
Pendekatan ini tidak hanya menyesuaikan tampilan wajah secara visual, tetapi juga meningkatkan pemahaman tentang struktur kulit hingga lapisan terdalam, sehingga hasilnya lebih presisi dan alami. Dewita menambahkan bahwa metode harmonisasi wajah selaras dengan pergeseran tren kecantikan global.
“Kecantikan kini bukan hanya soal estetika tampak depan, tetapi juga bagaimana kualitas kulit dan struktur bawahnya bisa dipertahankan secara berkelanjutan. Contohnya, jarak antara dahi, bentuk mata, bibir, hidung, hingga dagu harus diukur. Dalam pandangan 3D, cantik dianggap dinamis, bukan hanya dari satu sudut pandang saja,” jelas Dewita.
Untuk memperbaiki harmonisasi wajah, beberapa perawatan dapat dilakukan, seperti mengoptimalkan bentuk jawline agar lebih tegas dari sisi samping atau mengurangi tampilan dagu ganda akibat lembeknya struktur bawah wajah. Teknik ini bisa diterapkan sejak usia muda hingga tua, karena penuaan dapat memengaruhi perubahan pada lapisan kulit, tulang, lemak, dan otot yang hilang penopangnya.