Main Agenda: Zelensky akan ke Siprus desak UE setujui pinjaman Rp1,8 kuadriliun
Zelensky akan ke Siprus, Desak UE Setujui Pinjaman Rp1,8 Kuadriliun
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan hadir di Siprus untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi Uni Eropa, yang dijadwalkan berlangsung di Ayia Napa. Ia bertujuan meminta para pemimpin negara anggota Eropa menyetujui pinjaman 90 miliar euro (sekitar Rp1,8 kuadriliun) serta mempercepat proses penganggotaan Ukraina ke blok tersebut. Kehadiran Zelensky secara langsung diharapkan memberikan tekanan lebih besar dibandingkan jika ia mengikuti pertemuan melalui video conference.
Seperti dilaporkan Financial Times, Rabu, dengan mengutip sumber yang mengetahui rencana ini, Zelensky akan memfokuskan upayanya pada penekanan kebutuhan Ukraina akan dukungan keuangan dan politik dari Uni Eropa.
Sebelumnya, pada Senin (20/4), diberitakan bahwa Jerman dan Prancis menawarkan manfaat keanggotaan Uni Eropa secara simbolis kepada Ukraina. Tawaran ini berbeda dari kemauan Kiev untuk segera mendapatkan status anggota penuh. Pada Juni 2022, Uni Eropa memberikan status “kandidat” kepada Ukraina dan Moldova, dengan menetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi sebelum memulai negosiasi akses.
Dua tahun setelahnya, di Juni 2024, konferensi antar-pemerintah antara Uni Eropa-Ukraina dan Uni Eropa-Moldova diadakan di Luksemburg. Acara ini menandai dimulainya proses negosiasi aksesi secara resmi. Namun, status kandidat tersebut tidak menjamin keanggotaan. Contohnya, Turki menjadi kandidat sejak 1999, Makedonia Utara sejak 2005, Montenegro sejak 2010, serta Serbia sejak 2012. Kroasia, negara terakhir yang bergabung dengan UE, memulai proses kandidat pada 2013 setelah memakan waktu 10 tahun.
Secara keseluruhan, keterlibatan Zelensky dalam konferensi ini menjadi momentum penting untuk mempercepat keputusan UE terkait nasib Ukraina. Meski demikian, tantangan politik dan ekonomi tetap menjadi faktor utama dalam menentukan hasil pertemuan tersebut.