Meeting Results: Seskab Teddy cek Sekolah Rakyat di Pejompongan, temui para calon siswa

Seskab Teddy Cek Sekolah Rakyat di Pejompongan, Temui Calon Siswa

Jakarta, Rabu – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufik melakukan pemeriksaan kesiapan Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di Pejompongan, Jakarta Pusat. Kedatangan mereka dihadiri oleh lebih dari 70 calon siswa dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai SD hingga SMA, yang berasal dari berbagai wilayah di Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Teddy memberikan sambutan kepada para calon siswa. “Adik-adik, selamat datang di sini. Sekolah Rakyat ini belum beroperasi, jadi Pak Mensos mengajak saya untuk mengecek kesiapannya,” ujarnya. SR Pejompongan saat ini sedang dibangun di gedung Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) LAN RI, dengan niat menampung siswa yang sebagian besar meninggalkan sekolah sejak jenjang dasar.

Kisah Calon Siswa

Selama acara, para calon siswa diberi kesempatan berdialog dengan pejabat. Gonjalez, salah satu peserta, mengungkapkan latar belakangnya.

“Assalamualaikum Warahmahtullahi Wabarakatuh, perkenalkan nama saya Gonjalez. Saya pindahan dari Sekolah Remaja Budi Jaya, tinggal di Jakarta Utara. Saya sekolah sampai kelas 5, lalu keluar,”

katanya. Ia juga menyampaikan impian untuk menjadi prajurit TNI di masa depan.

Sementara itu, Putri Nana Kurnia, siswa kelas IX SMP, menceritakan kondisi keluarganya.

“Ibu saya seorang pedagang dengan penghasilan yang tidak pasti, sementara ayah saya sudah bertahun-tahun tidak berkomunikasi,”

ujarnya. Nana mengharapkan bisa diterima di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) sebagai cita-citanya.

Masih dalam sesi tersebut, Aljabar Nur membagikan cerita pribadinya.

“Perkenalkan, nama saya Muhammad Aljabar. Saya asli Jakarta Timur, tapi belum pernah sekolah, Pak,”

katanya sambil menahan air mata. Teddy langsung memberikan dukungan. “Di sini, adik-adik tidak boleh sedih lagi. Nanti kalian belajar dengan baik, diberi penginapan dan gizi yang memadai. Insyaallah bisa membanggakan keluarga, serta cita-citanya tercapai,” katanya.

Perkembangan Program Sekolah Rakyat

Dalam penjelasannya, Saifullah Yusuf menyebut Sekolah Rakyat dijaring melalui penyisiran langsung di lapangan dan disandingkan dengan data sosial ekonomi nasional (DTSEN). Hingga saat ini, Kementerian Sosial telah membangun 166 SR rintisan di 38 provinsi, dengan total kapasitas 15.900 siswa. Tahun 2026, program ini akan melanjutkan pembangunan 101 SR permanen, sebagai bagian dari target 500 SR permanen yang akan selesai pada 2029.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *