Latest Program: Harga Minyak Terbang Lagi, Brent Lewati US$103

Harga Minyak Terbang Lagi, Brent Lewati US$103

Pasar minyak global kembali mengalami fluktuasi signifikan. Pada perdagangan Kamis pagi, sekitar pukul 10.10 WIB, harga minyak melanjutkan tren kenaikan tajam setelah ketegangan di Selat Hormuz semakin memuncak. Menurut laporan Refinitiv, harga minyak mentah Brent mencapai US$103,93 per barel, naik dari US$101,91 pada penutupan sebelumnya. Sementara itu, WTI mengalami kenaikan menjadi US$95,05 per barel, naik dari US$92,96.

Kenaikan ini terjadi setelah harga juga mengalami peningkatan signifikan lebih dari 3% sehari sebelumnya. Brent naik US$1,85 atau 1,82% pada penutupan Rabu, sementara WTI mengalami kenaikan sebesar US$1,91 atau 2,05%. Hal ini menunjukkan bahwa pasar sedang menambahkan premi risiko geopolitik secara signifikan ke harga energi.

Analisis Bob McNally

Presiden Rapidan Energy Bob McNally kepada CNBC International menilai kepemimpinan Iran mungkin terpecah, namun tetap berjalan. Menurutnya, Teheran merasa sedang memegang posisi tawar lebih kuat dan siap bertahan berbulan-bulan sambil menunggu harga minyak naik lebih tinggi dan pasar saham global melemah.

Faktor utama ketegangan pasar berada di Selat Hormuz, jalur sempit yang merupakan urat nadi perdagangan minyak global. Reuters melaporkan bahwa Iran mengklaim telah menyita dua kapal kontainer yang melintas tanpa izin. Sementara itu, lalu lintas kapal tanker di daerah tersebut masih rendah karena perusahaan pelayaran menganggap situasi keamanan terlalu rentan.

Ketika kapal-kapal enggan melintas, pasokan global mengalami gangguan meski produksi minyak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *