Main Agenda: Danantara sebut skema restrukturisasi Whoosh dalam tahap penyempurnaan

Danantara sebut skema restrukturisasi Whoosh dalam tahap penyempurnaan

Pembahasan restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Di Jakarta, Rosan Roeslani, CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), mengatakan skema penyusunan kembali utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh kini sedang dalam proses penyempurnaan. “Skema ini sedang dalam tahap penyempurnaan, ya,” jelasnya saat diwawancara di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kamis. Menurut Rosan, detail lengkap skema tersebut akan disampaikan oleh Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, secara langsung.

“Nanti nanti disampaikan langsung, ya,” ujar Rosan secara singkat.

Rosan juga menambahkan bahwa diskusi terkait penyelesaian utang Whoosh telah dilakukan bersama pemerintah Tiongkok. “Kita sudah mengadakan pertemuan dengan Menko Infra, Menteri Keuangan, dan tim Danantara. Solusi telah ditemukan, dan segera akan dibicarakan dengan pihak China,” terangnya. Ia menekankan bahwa langkah ini bertujuan untuk menjaga hubungan bilateral jangka panjang serta kepercayaan antara Indonesia dan Tiongkok.

Penyelesaian utang proyek Kereta Cepat

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan restrukturisasi utang proyek Whoosh telah selesai. “Sudah selesai, tinggal diumumkan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (22/4). Menurut Purbaya, hasil pembahasan tersebut telah disampaikan kepada pemerintah Tiongkok. “Kan ini terkait dengan hubungan jangka panjang antara Indonesia dan Tiongkok. Saya sudah memberitahu Menteri Keuangan China bahwa keputusan sudah ditetapkan, tinggal proses pengumuman,” tambahnya.

“Kemarin saya ketemu Menteri Keuangan China. Kan ini berhubungan dengan hubungan jangka panjang antara Indonesia dengan China. Kan saya bilang ke Menteri Keuangan China sudah diputuskan, tinggal diumumkan,” kata Purbaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *