Harga Minyak Dunia Melesat Lagi – Brent Tembus US$ 106

Harga Minyak Dunia Melesat Lagi, Brent Tembus US$ 106

Pada Jumat pagi, harga minyak global mengalami kenaikan signifikan akibat gangguan pasokan yang kembali menghiasi pasar energi. Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi arteri pengiriman minyak dunia, kembali dipenuhi ketegangan setelah Iran menyita kapal kargo dan Amerika Serikat memperketat operasi lautnya. Data Refinitiv menunjukkan harga Brent mencapai US$106,97 per barel pada pukul 08.05 WIB, naik 1,81% dibandingkan penutupan sebelumnya. Sementara West Texas Intermediate (WTI) bergerak ke US$97,5 per barel, meningkat 1,72%. Kenaikan ini memperpanjang tren kenaikan harga dalam seminggu terakhir.

Selat Hormuz, tempat sekitar 20% perdagangan minyak dan LNG global melewati, kini menjadi perangkap geopolitik. Ketika kapal-kapal mulai ditahan, alur pengiriman menyusut, dan izin melintas diperlombakan antara dua kekuatan militer, trader langsung menambah premi risiko ke harga minyak. Iran pada Kamis waktu setempat menayangkan video pasukan komando yang menaiki kapal raksasa MSC Francesca menggunakan speedboat. Teheran menyebut dua kapal ditangkap karena mencoba melewati selat tanpa izin, menegaskan perannya dalam mengganggu jalur energi utama.

Presiden AS Donald Trump menyatakan Washington berada dalam ‘kendali total’ atas Selat Hormuz. Ia bahkan memerintahkan Angkatan Laut menindak kapal Iran yang menanam ranjau serta mempercepat operasi pembersihan jalur laut.

AS disebut telah mengalihkan 33 kapal sejak blokade dimulai, serta menaiki tanker lain di Samudra Hindia. Pasar kini memperhatikan dua blokade yang berjalan paralel: Iran menuntut izin melintas dari pihaknya, sementara AS mengawasi arus kapal dan menekan pelayaran Iran. Keterlambatan pengiriman sekecil apa pun bisa mendorong biaya logistik, premi asuransi, dan harga energi lebih tinggi.

Geopolitik tetap memanas. Israel mengungkapkan siap menyerang Iran bila mendapat dukungan dari Washington. Pernyataan ini membuat pasar menyadari bahwa gencatan senjata saat ini rapuh, tipis, dan bisa pecah kapan saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *