Historic Moment: Produsen alat sedot debu Tiongkok gaet UC ciptakan mobil berbasis AI
Produsen Alat Sedot Debu Tiongkok Kolaborasi dengan UC Buat Mobil Berbasis AI
Dibentuk oleh Yu Hao, Dreame, perusahaan manufaktur alat rumah tangga asal Tiongkok, meluncurkan kolaborasi dengan University of California (UC), Berkeley, untuk menghadirkan kendaraan yang dioperasikan berbasis kecerdasan buatan (AI). Kemitraan ini bertujuan mempercepat pengembangan sistem kendali otonom melalui penggabungan sumber daya riset terkini.
Kendaraan Pertama Berbasis AI
Dreame mengenalkan model pertamanya, Nebula Next 01, sebuah sedan listrik empat pintu dengan kapasitas tenaga 1.903 hp. Vehicle ini diklaim mampu mencapai kecepatan 100 km/jam hanya dalam 1,8 detik, menurut laporan Carnewschina pada hari Kamis (23/4) waktu setempat.
Dreame menyatakan bahwa kolaborasi dengan UC Berkeley akan menjadi fondasi untuk menciptakan AI yang mengontrol seluruh aspek mobil, mulai dari pengambilan keputusan hingga sistem penggerak.
Selain itu, perusahaan ini juga merilis versi crossover dari Nebula Next, yaitu Nebula Next 01X, yang menawarkan suspensi elektromagnetik dan opsi powertrain dengan jangkauan baterai yang lebih luas. Fitur teknologi lainnya meliputi dua chip dengan daya komputasi puncak 2.000 TOPS serta sistem pengereman elektromekanis (EMB).
Baterai Solid-State Inovatif
Dreame menyoroti pengembangan baterai solid-state bernama “Starry Sky Crystal Core Power,” dengan kapasitas sel mencapai 60 Ah. Baterai ini memiliki kepadatan energi di atas 450 Wh/kg dan efisiensi integrasi sebesar 85 persen. Dikatakan bisa mengisi dari 30 hingga 80 persen dalam waktu 10 menit, meskipun sedikit lebih lambat dibandingkan teknologi terbaru dari BYD, Geely, dan CATL.
Pejabat perusahaan menyampaikan bahwa produksi massal Nebula Next akan dimulai pada tahun 2027, sementara pengiriman dalam jumlah kecil rencananya dilakukan tahun ini.
Acara pengumuman terbaru akan diadakan di Silicon Valley pada 27 April, yang akan menampilkan produk baru serta teknologi inti yang dikembangkan oleh Dreame. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah penting dalam mempercepat inovasi di sektor otomotif.