Key Strategy: Baznas pastikan stok hewan kurban di Balai Ternak Lombok Tengah aman
Baznas Menjamin Ketersediaan Hewan Kurban di Balai Ternak Lombok Tengah
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah memastikan bahwa stok hewan kurban di Balai Ternak Baznas Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), siap memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Tindakan ini dilakukan setelah Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, melakukan inspeksi langsung ke lokasi, Rabu (23/4), untuk menilai kualitas beberapa puluh ekor sapi yang dikelola oleh para peternak mustahik di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang.
Pengawasan dan Penguatan Manajemen
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengawasan, guna memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola Baznas digunakan secara produktif dan memberikan manfaat kepada masyarakat. “Baznas menerima amanah dari umat Islam, dan dana itu harus kembali kepada masyarakat,” tutur Sodik Mudjahid dalam pernyataannya di Jakarta.
“Jadi, hewan ternak di sini telah memenuhi syarat untuk dipasarkan. Masyarakat yang ingin berkurban bisa langsung memperolehnya,” tambahnya.
Dalam pemeriksaan, Baznas tidak hanya memastikan kesehatan fisik hewan kurban, tetapi juga memberikan pelatihan manajemen dan teknis kepada para peternak. Fokus pelatihan mencakup pengembangan potensi ekonomi desa, termasuk pemanfaatan limbah ternak sebagai bahan baku kompos dan biogas.
Saat ini, Balai Ternak Baznas Lombok Tengah mengelola 57 ekor sapi Bali, terdiri atas satu ekor betina, 29 ekor jantan dewasa, serta 27 ekor bakalan jantan. Sebanyak 30 peternak lokal terlibat dalam program ini, yang mendapat pendampingan intensif untuk meningkatkan kualitas produksi.
Baznas berharap model pengembangan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Dengan ekosistem peternakan berkelanjutan, peternak diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan membangun transformasi dari penerima zakat (mustahik) menjadi pembayar zakat (muzaki) di masa depan.