Meeting Results: Rano Karno Berencana Bangun Mako Satpol PP
Rano Karno Berencana Bangun Mako Satpol PP
Pernyataan itu disampaikan saat Rano Karno menyebut adanya ketidaksempurnaan fasilitas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di DKI Jakarta. Wakil gubernur yang akrab disapa Bang Doel ini menyoroti perlunya membangun Markas Komando atau Mako untuk institusi yang mengurusi penegakan peraturan daerah tersebut. “Makanya Satpol PP enggak punya mako, aneh,” ujar Bang Doel di Kampung Wisata Eduwisata Bhinneka, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/4).
“Harus, mako itu prioritas, menjadi prioritas,” sambungnya.
Dalam wacana pembangunan mako, Rano Karno juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terkait kesejahteraan dan infrastruktur pendukung bagi personel Satpol PP. “Kemarin saya sempat bicara sama Pak Gub, kita harus evaluasi lagi deh. Karena apalagi mau jadi kota global,” tambahnya.
Menurut Rano, Satpol PP sebagai instansi dengan armada dan ribuan anggota perlu memiliki fasilitas yang memadai. “Anda bisa bayangkan instansi yang begitu besar, enggak punya mako. Ya, ada mako kecil,” ujarnya. Ia juga menyoroti kejadian mobil Satpol PP yang terparkir di trotoar jalan. “Bagaimana mereka mau taruh kalau makonya enggak punya? Misalnya seperti itu. Nah nongkrong ya terpaksa di pinggir jalan. Ya itulah hal-hal seperti itu,” kata Bang Doel.
Rano menjelaskan bahwa rencana pembangunan mako sudah dianggarkan, tetapi sempat terbentur kebijakan efisiensi anggaran. “Sebetulnya sudah didesain, sudah dianggarkan. Cuman kena efisiensi,” ujarnya. Menurutnya, visi Jakarta menjadi kota global mengharuskan adanya markas yang layak.
Penegakan Peraturan Daerah
Satpol PP, sebagai bagian dari sistem pemerintahan daerah, dinilai masih kurang dalam memiliki tempat bernaung yang representatif. Rano Karno menegaskan bahwa infrastruktur ini menjadi prioritas untuk mendukung tugas dan fungsi mereka. “Kalau mau menjaga kota, kita harus punya mako yang memadai,” ucapnya.
Rencana Pembangunan
Dalam upaya meningkatkan kemampuan Satpol PP, Pemprov DKI Jakarta juga mengkaji penambahan personel secara bertahap untuk mencapai rasio ideal perlindungan masyarakat. Selain itu, unit khusus Satpol PP Pariwisata sedang dipertimbangkan, yang akan beroperasi dengan pendekatan lebih humanis di kawasan wisata.
“Nah kota kan mau bikin Kota Tua nih. Nanti akan dijaga dengan istilahnya Satpol PP yang pariwisata. Yang humanis lah, pakaiannya berbeda, nanti juga mungkin edukasinya akan kita tambah gitu loh,” ujar Bang Doel.