New Policy: Seluruh jamaah haji RI ditempatkan di Markaziyah Madinah
Seluruh jamaah haji RI ditempatkan di Markaziyah Madinah
Jakarta – Seluruh jemaah haji reguler Indonesia tahun ini ditempatkan di kawasan Markaziyah, yang berada di sekitar Masjid Nabawi di Kota Madinah. Area tersebut menjadi lokasi utama karena dekat dengan pusat ibadah.
Area Favorit dengan Ketersediaan Hotel Terbatas
Kepala Seksi Akomodasi PPIH Arab Saudi, Zaenal Muttaqin, menjelaskan bahwa Markaziyah dianggap sebagai lokasi yang diminati oleh jemaah dari berbagai negara. Hal ini disebabkan oleh lokasi yang strategis, sehingga ketersediaan hotel di wilayah itu sangat terbatas.
Menurut Zaenal, sekitar 203 ribu jemaah haji reguler Indonesia bisa tinggal di daerah tersebut. “Indonesia berhasil mendapatkan alokasi penuh di kawasan ini untuk seluruh jamaahnya,” katanya.
Meski ketersediaan hotel di Markaziyah terbatas dan menjadi pilihan utama banyak negara, Indonesia mampu meraih alokasi penuh untuk seluruh jemaahnya. Karakteristik hotel di kawasan ini cukup beragam, dengan kapasitas kamar bervariasi mulai dari dua hingga lebih dari empat orang.
Penempatan jemaah haji di Markaziyah difokuskan pada kemudahan akses ke Masjid Nabawi. “Yang paling utama adalah jamaah bisa setiap waktu salat di Masjid Nabawi tanpa harus bersusah payah, cukup berjalan kaki,” katanya.