Key Strategy: Bupati Bogor adopsi nilai Kopassus untuk percepat layanan publik

Bupati Bogor Adopsi Nilai Kopassus untuk Percepat Pelayanan Publik

Kabupaten Bogor menjadi sorotan setelah Bupati setempat, Rudy Susmanto, memutuskan untuk mengintegrasikan nilai-nilai kedisiplinan dan solidaritas dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ke dalam sistem pemerintahan daerah. Tujuannya adalah memperkuat efektivitas aparatur dan meningkatkan kecepatan serta keakuratan layanan publik. Rudy mengungkapkan hal ini saat menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun ke-74 Kopassus di Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Kecamatan Kemang, Sabtu.

Prinsip Bersama dalam Pembangunan

Rudy menyebut bahwa budaya kebersamaan di lingkungan Kopassus merupakan contoh yang bisa diadopsi dalam membangun organisasi yang kuat dan responsif. Menurutnya, prinsip “senang bersama, susah bersama” menjadi dasar untuk menciptakan keadilan dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. “Jika prinsip ini diterapkan dalam pemerintahan, maka layanan kepada rakyat akan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Rudy dalam wawancara.

Empati dan Keterlibatan Langsung

Ia menekankan bahwa aparatur pemerintah perlu memiliki rasa empati tinggi terhadap masyarakat. Rudy menjelaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada program tetapi juga pada kesamaan perasaan antara pemerintah dan rakyat. “Kita harus merasakan langsung kondisi masyarakat, baik saat mereka beruntung maupun dalam kesulitan. Dari situ, muncul motivasi untuk bekerja lebih cepat dan efisien,” tambahnya.

Kondisi Lingkungan sebagai Bukti Budaya Kolektif

Rudy juga menyoroti kebersihan dan ketertiban lingkungan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, yang dianggap sebagai bentuk kuatnya nilai kolektif. Ia menyatakan bahwa kondisi tersebut menunjukkan bagaimana disiplin dan rasa tanggung jawab bisa menciptakan sistem kerja yang lebih efektif. Menurutnya, nilai-nilai ini penting diadopsi agar tata kelola pemerintahan menjadi lebih optimal dan berfokus pada kepentingan publik.

Kolaborasi TNI dan Pemerintah Daerah

Dalam upaya mempercepat pembangunan, Rudy mendorong sinergi yang lebih kuat antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Fokusnya terutama pada sektor infrastruktur dan penanggulangan kemiskinan. “Kolaborasi yang baik antara kedua pihak akan mempercepat proses pembangunan dan membuatnya lebih tepat sasaran,” katanya.

Prestasi Batalyon 13 Grup 1 Kopassus

Komandan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Letkol Inf Gerry Heikal Cholid, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa beberapa perbaikan telah dilakukan, seperti renovasi fasilitas, pembangunan pusat kesehatan, dan peningkatan kualitas rumah dinas prajurit. Selain itu, kerja sama dengan masyarakat juga berhasil mengatasi masalah banjir di aliran Sungai Cibeuteung.

“Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat sangat membantu kami dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan,” ujar Gerry.

Dalam tahun 2026, Batalyon 13 Grup 1 Kopassus mencatat sejumlah pencapaian, seperti tingkat kelulusan 100 persen dalam pendidikan Secaba dan Secapa, serta penghargaan sebagai satuan Parako terbaik di lingkungan Kopassus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *