Latest Program: Video: Gak Cuma Tol, HK Ikut Bangun Huntara Bagi Korban Banjir Sumatra

Video: Bukan Sekadar Jalan Tol, HK Terlibat Membangun Hunian Sementara untuk Korban Banjir Sumatra

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera

Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) terus berupaya mempercepat progres konstruksi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), proyek yang menghubungkan Lampung hingga Aceh sepanjang lebih dari 2.800 kilometer. Direktur Utama PT Hutama Karya, Koentjoro, mengungkapkan bahwa perusahaan menerima tugas pembangunan JTTS sejak 2014 melalui Peraturan Presiden Nomor 100/2014. Sampai tahun 2024, 110 kilometer dari proyek tersebut telah selesai dibangun, berhasil menghubungkan sejumlah jalur nasional yang sebelumnya terputus. Hasil ini berdampak pada percepatan distribusi barang dan pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Manfaat Ekonomi dan Pekerjaan

Koentjoro memberi contoh kontribusi JTTS pada ruas Bakauheni hingga Lampung-Palembang, yang mengurangi waktu tempuh dari 10 jam menjadi sekitar 4 jam. Selain itu, proyek ini juga mendorong pengembangan pasar, perumahan, dan pendidikan. Selama pembangunan, JTTS menciptakan sekitar 3,9 juta lapangan kerja di bidang konstruksi dan operasional, serta meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) pulau Sumatra hingga Rp 124 triliun.

Program Konstruksi Hijau

Dalam rangka menjaga lingkungan, PT Hutama Karya memastikan penerapan konstruksi hijau dalam proyek JTTS. Hal ini meminimalkan dampak negatif terhadap kawasan konservasi alam. Selama masa bencana banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, perusahaan juga aktif membangun jalan serta 640 hunian sementara untuk korban bencana.

“JTTS bukan hanya memperbaiki infrastruktur, tapi juga berkontribusi pada penguatan ekonomi kawasan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Koentjoro.

Peran Hutama Karya dalam Bantuan Bencana

Dalam kondisi darurat banjir, Hutama Karya mengambil peran penting untuk mempercepat pembangunan jalan tol dan hunian sementara. Perusahaan ini berkomitmen untuk memastikan aksesibilitas dan kebutuhan dasar korban bencana. Untuk lebih mendalami pengembangan JTTS, simak dialog Bramudya Prabowo dengan Koentjoro dalam program Nation Hub, CNBC Indonesia (Rabu, 22/04/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *