Facing Challenges: Dua medali emas jadi motivasi Abdul Hadi kejar poin ke Paralimpiade
Abdul Hadi: Dua Emas di Kompetisi Asia-Oseania Memotivasi Perjuangan ke Paralimpiade 2028
Jakarta – Atlet para angkat berat Indonesia, Abdul Hadi, menyatakan bahwa kemenangan di World Para Powerlifting Asia-Oceania Open Championship 2026, Thailand, menjadi dorongan kuat untuk mempersiapkan diri menghadapi Paralimpiade Los Angeles 2028. “Hasil ini memberi semangat besar bagi saya, karena menunjukkan kemampuan saya bisa meningkatkan angkatan,” ujarnya dalam pernyataan resmi NPC Indonesia, Selasa.
Dalam ajang yang berlangsung di Bangkok pada 7–12 April, Indonesia mengirimkan 12 atlet dan berhasil meraih 25 medali, terdiri dari enam emas, empat perak, serta lima belas perunggu. Prestasi tersebut menempatkan negara ini di posisi ke-10 dalam klasemen medali, dengan Uzbekistan menjadi pemenang terbanyak setelah mengumpulkan 74 medali emas, 33 perak, dan 18 perunggu.
Penampilan Mengilhami Ambisi Baru
Abdul Hadi menjadi salah satu pemenang terbaik setelah meraih dua medali emas di kelas 49 kilogram putra. Angkatan terbaiknya mencapai 179 kilogram, yang memungkinkan ia mengungguli pesaing utama, Le Van Cong dari Vietnam (163 kg) dan Yerbolat Karibay dari Kazakhstan (157 kg). “Saya ingin menunjukkan bahwa perjuangan saya belum selesai,” katanya.
“Pencapaian di kejuaraan ini adalah momen bangkit setelah gagal di Mesir. Meski masih ada lawan yang belum hadir, saya yakin bisa mengimbangi ketika bertemu nanti,”
Kemenangan ini juga memperbaiki prestasi sebelumnya di ASEAN Para Games 2025, di mana Abdul kalah dari Le Van Cong yang mencatatkan angkatan 178 kilogram. “Saya membalas kekalahan itu dengan hasil terbaik hari ini,” tambahnya.
Dukungan Keluarga dan Tim
Abdul Hadi mengakui bahwa capaian terbaru tidak terlepas dari dukungan keluarga, teman-teman dari Kalimantan Barat, serta para pelatih. “Tanpa semangat mereka, saya tidak akan bisa mencapai titik ini,” ujar atlet yang berusia 22 tahun itu.
Dengan motivasi untuk mencetak angkatan lebih baik, ia menargetkan konsistensi di kejuaraan mendatang. Pada Paralimpiade Paris 2024, atlet Yordania Omar Qarada meraih emas dengan angkatan 181 kilogram, hanya selisih dua kilogram dari angkatan Abdul Hadi saat ini. “Saya harus berlatih lebih keras agar bisa bersaing dengan mereka di 2028,” katanya.
Daftar Medali Kontingen Indonesia
- Abdul Hadi – Emas best lift elite Asia men’s 49 kg – Emas best lift elite open men’s 49 kg – Perunggu total lift elite Asia men’s 49 kg – Perunggu total lift elite open men’s 49 kg
- Hilman – Perunggu total lift elite Asia men’s up to 54 kg – Perunggu total lift elite open men’s up to 54 kg – Perunggu best lift elite Asia men’s up to 54 kg
- M. Mabruk Arib Dzaky – Perunggu total lift elite Asia men’s up to 59 kg – Perunggu total lift elite open men’s up to 59 kg
- Andika Eka Jaya – Perunggu total lift elite Asia men’s up to 88 kg – Perunggu total lift elite open men’s up to 88 kg
- Sriyanti – Perak best lift elite Asia women’s over 86 kg – Perak best lift elite open women’s over 86 kg
- Siti Mahmudah – Perak best lift elite Asia women’s up to 86 kg – Perak best lift elite open women’s up to 86 kg
- Shebrioni – Perunggu best lift elite Asia women’s up to 61 kg – Perunggu best lift elite open women’s up to 61 kg
- Ni Nengah Widiasih – Perunggu best lift elite Asia women’s up to 41 kg – Perunggu best lift elite open women’s up to 41 kg – Perunggu total lift elite Asia women’s up to 41 kg – Perunggu total lift elite open women’s up to 41 kg
- Delima Yunia Susanti – Emas best lift rookie open women’s up to 79 kg – Emas best lift rookie Asia women’s up to 79 kg – Emas total lift rookie open women’s up to 79 kg – Emas total lift rookie Asia women’s up to 79 kg