Important News: Hindari serangan Houthi, kapal induk AS kitari Afrika menuju Timteng
Kapal Induk AS Menghindari Serangan Houthi dengan Melintasi Afrika Selatan ke Timur Tengah
Dari Washington, kapal induk AS USS George H.W. Bush dan armada pendampingnya melakukan perjalanan mengelilingi Afrika Selatan sebagai upaya menghindari ancaman dari kelompok Houthi. Ini dilakukan setelah blokade laut AS di Selat Hormuz diberlakukan, menurut laporan USNI News, Senin (13/4), yang mengutip pernyataan pejabat pertahanan. Dalam upaya menjaga keamanan, kapal induk ini memilih jalur alternatif yang tidak melewati Selat Gibraltar menuju Laut Mediterania, jalur biasanya digunakan oleh kapal induk berbasis Pantai Timur AS.
Langkah Strategis untuk Menghindari Konflik
Laporan menyebutkan bahwa kapal induk kini dalam posisi untuk bergabung dengan kekuatan angkatan laut AS yang terus berkembang di Laut Arab. Selain itu, Komando Pusat AS memulai pembatasan blokade di perairan strategis tersebut sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden Donald Trump setelah negosiasi antara Washington dan Teheran tidak berbuah kesepakatan.
“Pembicaraan antara Iran dan AS tidak mencapai kesepakatan dalam perundingan tersebut,” kata Wakil Presiden J.D. Vance, yang memimpin delegasi AS, Ahad (12/4).
Sebelumnya, pada hari yang sama, Iran dan Amerika Serikat mengadakan pembicaraan di Islamabad setelah Trump mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Teheran terkait gencatan senjata selama dua minggu. Namun, perundingan tersebut berakhir tanpa hasil, menurut Vance. Konflik ini dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap target di Iran, termasuk Teheran, pada 28 Februari, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai bentuk perlawanan.