Taklukkan Bhayangkara – Lavani menangi laga terakhirnya di Final Four
Taklukkan Bhayangkara, Lavani menangi laga terakhirnya di Final Four
Jakarta, Minggu
Jakarta – Tim Jakarta Lavani Livin’ Transmedia memperoleh kemenangan dalam pertandingan penutup babak Final Four Proliga 2026 melawan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1 (25-20, 25-15, 18-25, 25-22) di GOR Jatidiri, Semarang. Pertandingan ini menjadi bagian dari seri ketiga putaran kedua, dan memperlihatkan intensitas tinggi sejak awal.
Pertandingan pertama berjalan cukup menguntungkan bagi Bhayangkara, dengan Bardia Saadat, pemain asal Iran, menjadi penentu permainan. Ia berhasil memimpin timnya 3-0 melalui serangan yang telak menghentikan Georg Grozer. Namun, Lavani mencoba memperbaiki posisi dengan cross spike kuat dari Grozer, menghasilkan poin 2-5. Meski demikian, Martin Atanasov sukses menjaga keunggulan dengan mengocok pemain lawan, memperlebar selisih skor menjadi 8-3.
Boy Arnez Arabi dan Yuda Mardiansyah Putra berperan penting dalam mengubah keadaan. Arabi membawa Lavani mengejar angka, sementara Mardiansyah Putra menciptakan perbedaan melalui blok yang memperkuat dominasi tim tersebut. Set pertama akhirnya dimenangkan oleh Lavani dengan keunggulan 25-20. Dalam set kedua, tim tersebut tetap mengontrol pertandingan, menunjukkan performa luar biasa dari Arabi yang menggagalkan serangan lawan dan melancarkan beberapa poin menentukan. Hendra Kurniawan juga menambah dominasi dengan blok kuat, sedangkan Alfin Daniel Pratama memastikan Bhayangkara tertinggal 12-21.
Jakarta Bhayangkara Presisi bangkit pada set ketiga, tetapi Lavani terus menunjukkan konsistensi. Set keempat berlangsung sengit, namun tim dari Jakarta tak mampu mengatasi tekanan krusial hingga akhirnya kalah 25-22. Kemenangan ini memperkuat rekor tak terkalahkan Lavani, yang kini berada di puncak klasemen dengan 18 poin atau win-rate 100 persen (5-0). Bhayangkara Presisi menduduki peringkat kedua dengan 12 poin, diikuti Surabaya Samator yang memiliki 6 poin. Sementara itu, Jakarta Garuda Jaya berada di dasar klasemen tanpa poin.