Topics Covered: Produser Beber Alasan Angkat Legenda Tomohon ke Film Songko
Penggali Mitos: Film Songko Mengangkat Legenda Tomohon
Film horor terbaru yang tengah dipromosikan adalah Songko, karya sutradara Gerald Mamahit. Proyek ini menggali kisah mitos lokal Indonesia yang menginspirasi alur cerita. Legenda Songko mengambil latar dari Tomohon, Sulawesi Utara, di mana sosok misterius ini dianggap entitas yang memburu darah suci perempuan muda. Konsep ini disampaikan secara jelas oleh eksekutif produser, Santara Whisnu Baker, yang menjelaskan bahwa film ini bukan sekadar hiburan biasa.
Usaha Memperkaya Narasi Budaya
Baker menegaskan bahwa cerita daerah memiliki daya tarik luar biasa. Untuk menampilkan atmosfer takut yang autentik, tim produksi melakukan riset mendalam di Tomohon, termasuk berkonsultasi langsung dengan ketua adat dan budayawan setempat. “Kami ingin mengungkap bahwa horor bisa menjadi sarana memperkuat identitas budaya, bukan hanya sekadar kesenangan,” ujar Whisnu, seperti dilaporkan detikcom, Senin (20/4). Ia juga menyebut keterlibatan talenta lokal dan penelitian yang teliti adalah kunci agar penonton merasa terhubung dengan cerita asli.
“Keterlibatan talenta lokal dan riset yang kuat menjadi faktor penting agar narasi terasa nyata,” kata Whisnu.
Peran Aktor Lokal dan Bahasa Manado
Menjaga keakuratan latar cerita menjadi tantangan bagi aktris Imelda Therinne. “Dialog utama menggunakan 80 persen bahasa Manado. Walaupun sulit, beruntung bantuan aktor lokal membuat proses lebih lancar,” ujarnya. Film ini menampilkan perpaduan antara atmosfer mencekam dan kisah misteri yang terjadi di desa di kaki Gunung Lokon pada tahun 1986. Di sana, masyarakat hidup dalam ketakutan yang terus menggerogoti.
Plot dan Konsep Pemutaran Lokal
Inti cerita menyasar kecurigaan warga terhadap Helsye (Imelda Therinne), ibu tiri Mikha (Annete Edoarda), setelah terjadi serangkaian kematian misterius. Meski keluarga Mikha diusir dari desa, teror justru semakin menguat. Film ini menerapkan konsep hyperlocal storytelling, yang menekankan narasi berkaitan dengan konteks geografis dan budaya spesifik komunitas. Ini ditujukan untuk membangun ikatan emosional yang dalam antara penonton dan cerita.
Debut Sutradara dan Pengisi Peran
Songko menjadi debut film layar lebar Gerald Mamahit, yang sebelumnya terkenal melalui skenario film KKN di Desa Penari. Didukung oleh aktor seperti Annete Edoarda, Fergie Brittany, Tegar Satria, dan Khiva Iskak, film ini menghadirkan pengalaman menegangkan yang memadukan legenda lokal dengan atmosfer menakutkan. Songko akan tayang di bioskop pada 24 April.