New Policy: Bulog Siapkan Opsi Pakai Kemasan Lama, Antisipasi Harga Plastik Naik

Bulog Siapkan Opsi Pakai Kemasan Lama, Antisipasi Harga Plastik Naik

Perum Bulog mengambil langkah untuk menggunakan kemasan lama dalam distribusi beras bantuan pangan serta program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Kebijakan ini bertujuan mengatasi ketidakpastian harga bahan baku plastik yang sempat melonjak. Direktur Pengadaan Bulog, Prihasto Setyanto, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah dinamika harga biji plastik mulai menunjukkan penurunan, meski belum kembali ke level sebelum perang.

“Karena harga biji plastik pernah naik tinggi, sekarang sedikit berkurang. Tapi meski tidak se rendah sebelumnya, trennya sudah mulai menurun. Kami masih lanjutkan proses pengadaan kemasan baru untuk kebutuhan bantuan pangan dan SPHP,” ujar Prihasto di Kawasan Pergudangan Genesis, Karawang, Kamis (23/4).

Sambil menunggu pengadaan kemasan baru selesai, Bulog memanfaatkan stok kemasan lama yang masih tersedia dalam jumlah besar. Langkah ini sesuai instruksi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). “Kemasan yang sudah lama bisa digunakan selama labelnya diperbarui. Yang utama adalah beras harus segera didistribusikan,” tambahnya.

Bulog menyebut stok kemasan lama yang belum terpakai mencapai jutaan lembar. Hal ini memungkinkan mereka tetap memenuhi kebutuhan logistik tanpa menghambat proses distribusi. Meski kemasan lama memiliki tanggal kedaluwarsa tahun 2024, Prihasto menegaskan bahwa beras yang didistribusikan adalah beras baru.

“Di kemasan lama, kadang tertulis expired date 2024. Jadi bukan berasnya yang kedaluwarsa, hanya kemasannya saja. Kami akan tambahkan label penjelas agar masyarakat tidak bingung,” kata Prihasto.

Dengan adanya label tambahan, Bulog memastikan distribusi tetap lancar. Kebijakan ini berlaku secara menyeluruh untuk semua program distribusi mereka. “Yang terpenting sekarang jangan sampai terganggu karena keterbatasan kemasan. Gunakan saja yang ada, baik yang lama maupun baru,” ujarnya.

Bulog menjamin kualitas beras tetap terjaga karena beras yang digunakan baru saja dipasok. Kemasan lama hanya sebagai solusi sementara hingga stok baru tersedia. Hal ini dilakukan untuk menjaga konsistensi pasokan dan menghindari gangguan distribusi akibat kenaikan harga plastik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *