Key Discussion: Bacaan Talbiyah Haji Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Talbiyah Haji Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Pengertian Talbiyah dalam Ibadah Haji

Talbiyah, dalam konteks ibadah haji, adalah kalimat yang diucapkan oleh jemaah sebagai bentuk respons terhadap seruan Allah SWT. Menurut penjelasan dari

“buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah 2026 yang disusun oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia”

, kata “talbiyah” secara bahasa merujuk pada kepatuhan atau pemenuhan. Namun dalam istilah agama, talbiyah melambangkan pengakuan akan panggilan Tuhan saat seseorang dalam kondisi ihram, baik untuk haji maupun umrah.

Bacaan Utama Talbiyah Haji

Untuk memperkuat pemahaman, berikut adalah bacaan talbiyah haji yang diutamakan dalam proses ibadah. Pertama, kalimat talbiyah yang menjadi inti:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ

Latin: Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk. La syarika laka.

Artinya: Aku datang menunaikan panggilan-Mu, Ya Allah. Aku datang menunaikan panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, kebaikan, dan kekuasaan sepenuhnya milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu.

Bacaan Shalawat

Kalimat shalawat yang disertakan dalam talbiyah adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Latin: Allahumma shalli wa sallim ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala ali sayyidina Muhammadin.

Artinya: Ya Allah, curahkan rahmat dan salam kepada Nabi Muhammad serta keluarga-Nya.

Doa Setelah Shalawat

Bacaan doa yang diucapkan setelah shalawat talbiyah disampaikan dalam bentuk:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

Latin: Allahumma inna nas’aluka ridhaka wal Jannah, wa na’udzu bika min sakhatika wan nar. Rabbana atina fid duniya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar.

Artinya: Ya Allah, kami memohon keridhaan-Mu dan surga-Mu. Kami berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan siksa neraka. Wahai Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta jauhkanlah kami dari azab neraka.

Tata Cara Melafalkan Talbiyah

Menurut Imam Abu Hanifah dan Imam Malik, talbiyah termasuk bagian dari syarat sah ihram, sehingga hukumnya wajib. Jemaah haji disunahkan mengulangi talbiyah sebanyak tiga kali secara beruntun, tanpa henti, saat berada dalam kondisi ihram. Pada saat ini, mereka juga memperbanyak mengucapkan shalawat dan doa sebagai bentuk penghormatan.

Para jemaah diharapkan menyampaikan talbiyah dengan hati yang tunduk dan penuh penghayatan, sebagai wujud kepasrahan kepada Allah SWT. Kondisi seperti berdiri, duduk, atau berkendara tidak menghalangi pengucapan talbiyah. Bahkan, jemaah bisa melafalkannya saat sedang haid atau nifas, terutama ketika mengalami perpindahan waktu atau tempat dalam ibadah.

Dalam praktik, laki-laki disunahkan membacanya dengan suara keras, sementara perempuan lebih disarankan menggunakan suara pelan. Proses ini dilakukan berulang kali untuk memperkuat keseriusan ibadah haji, yang semata-mata dijalani karena Allah, diawali dengan pujian atas nikmat-Nya.

Kesimpulan

Ibadah haji tahun 2026 diharapkan dapat dilaksanakan oleh jemaah dengan penuh keikhlasan, kekhusyukan, serta harapan akan penebusan dosa dan keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *