Diduga Terkait Narkoba – Robig Penembak Gamma Pindah ke Nusakambangan

Diduga Terkait Narkoba, Robig Penembak Gamma Pindah ke Nusakambangan

Setelah ditemukan hasil inspeksi oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah dan Lapas Semarang pada Januari 2026, Robig Zaenuddin, terpidana kasus penembakan siswa SMKN 4 Semarang Gamma (17), dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Pemindahan ini berdasarkan temuan bahwa Robig positif narkoba dalam tes urine.

“Kemudian pada saat pemeriksaan tersebut ditemukan Robig dalam keadaan tidak stabil atau posisinya labil,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto di Mapolda Jateng, Kecamatan Semarang Selatan, Jumat (24/4), melansir detikJateng.

Pihak lapas menyebut hasil pemeriksaan menunjukkan keberadaan narkoba pada Robig. “Dan ditemukan bahwa Robig positif narkoba. Hal itu menjadi catatan tersendiri untuk Robig oleh pihak lapas,” tambah Artanto.

Polri masih menyelidiki peran Robig dalam kasus penembakan, apakah ia sebagai pengguna atau pengedar narkoba di dalam tahanan. Sumber narkoba yang diduga diperoleh di dalam lapas juga masih dalam investigasi. “Nah, apakah yang bersangkutan selaku pengedar atau pengguna, ini sedang didalami. Kita menunggu hasil penyelidikan,” tutur Artanto.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Semarang Ahmad Tohari menjelaskan bahwa pemindahan Robig adalah langkah pengamanan setelah aduan masyarakat terkait dugaan pengendalian narkoba dari dalam lapas. “Sebelumnya Lapas Kelas I Semarang mendapatkan beberapa pengaduan dari masyarakat terkait dugaan pengendalian narkoba di luar lapas oleh salah satu warga binaan bernama Robig Zaenuddin,” kata Ahmad dalam keterangannya, Kamis (23/4).

Dalam proses pemindahan, total 40 warga binaan diangkut ke Nusakambangan, dengan Robig termasuk di Lapas Gladakan. Kuasa hukum korban, Zainal Petir, mengungkapkan curiga terhadap penggunaan narkoba oleh Robig sejak awal kejadian. Ia mencatat ketidaksesuaian dalam rekaman CCTV saat peristiwa terjadi.

“Saya sudah curiga dari awal, ada hal yang tidak beres,” ujar Zainal.

Zainal juga meminta pihak kepolisian mengusut tuntas dugaan keterlibatan Robig dalam jaringan peredaran narkoba, termasuk keterkaitannya dengan kasus penembakan yang mengakibatkan kliennya meninggal. Awalnya, kasus ini dianggap sebagai tindakan penegakan hukum terhadap pelaku tawuran, tetapi bukti lanjutan dan rekaman CCTV mengubah narasi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *