Key Strategy: Goldman Sachs Bakal Rilis ETF Bitcoin Perdana pada Akhir Juni
Goldman Sachs Siap Luncurkan ETF Bitcoin Pertama pada Juni
Goldman Sachs melalui bagian manajemen asetnya akan meluncurkan produk ETF Bitcoin pertama mereka. Informasi ini diungkapkan dalam dokumen yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) pada Selasa (14/4), seperti yang dilaporkan Reuters. ETF tersebut dirancang untuk memungkinkan investor mendapatkan akses ke harga Bitcoin, sekaligus menghasilkan keuntungan dari transaksi opsi kripto.
Ikuti Jejak Morgan Stanley
Rencana peluncuran ini muncul beberapa hari setelah pesaingnya, Morgan Stanley, merilis dana Bitcoin spot bernama Morgan Stanley Bitcoin Trust ETF. Meski Goldman Sachs belum menyebutkan tarif yang akan diterapkan, diperkirakan produk ini akan tersedia di akhir bulan Juni. Ini merupakan inisiatif pertama mereka sejak memperoleh penyedia ETF, Innovator Capital Management, pada awal April melalui akuisisi senilai US$2 miliar.
Volatilitas dan Faktor Eksternal Tekan Pasar Kripto
Peluncuran ETF terjadi saat pasar mata uang digital sedang mengalami tekanan. Penurunan harga kripto dipicu oleh berbagai faktor, termasuk menurunnya sentimen risiko, fluktuasi logam mulia, aksi jual di sektor teknologi, serta konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. “Keuntungan dari opsi bisa menjadi daya tarik, tetapi menarik investor ke produk ini terbukti sulit karena tingkat volatilitas dan risiko penurunan yang masih ada,” kata analis ETF dari Morningstar, Bryan Armour.
Kinerja Harga Bitcoin Turun Signifikan
Harga Bitcoin, aset kripto paling dominan, mengalami penurunan hampir 15 persen sepanjang tahun ini. Saat ini, nilai kripto tersebut berada di sekitar US$74.591, yang jauh lebih rendah 40 persen dibandingkan rekor tertinggi pada Oktober lalu, yaitu US$126.223. Di sisi lain, total aset yang dikelola oleh ETF kripto masih bertambah, meski pertumbuhannya tidak konsisten dan lebih lambat.
ETF Grayscale dan Global X Alami Arus Keluar
Data dari ETF.com menunjukkan bahwa Grayscale Bitcoin Covered Call ETF dan Global X Bitcoin Covered Call ETF mengalami penarikan dana dalam tiga bulan terakhir. Hal ini mencerminkan ketidakstabilan minat investor meski pasar kripto masih menawarkan peluang investasi. Innovator Capital Management, perusahaan yang digelontori Goldman Sachs, sebelumnya telah menghadirkan buffer ETF pertama di AS pada 2018 serta berperan dalam pengembangan ETF berbasis opsi.
“Keuntungan dari opsi bisa menjadi daya tarik, tetapi menarik investor ke produk ini terbukti sulit karena tingkat volatilitas dan risiko penurunan yang masih ada,” ujar analis ETF dari Morningstar, Bryan Armour.