Meeting Results: Xi Jinping-Lavrov Bertemu di Beijing, Sinyal Kunjungan Putin Menguat
Xi Jinping-Lavrov Bertemu di Beijing, Sinyal Kunjungan Putin Menguat
Pertemuan antara Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Balai Besar Rakyat Beijing berlangsung pada Rabu, 15 April 2026. (Iori Sagisawa/Pool via REUTERS) Lawatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan diplomatik selama dua hari yang dilakukan delegasi Rusia ke Tiongkok. (Iori Sagisawa/Pool via REUTERS)
Dalam diskusi, Lavrov mengungkapkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan melakukan lawatan ke China dalam separuh pertama tahun ini. (China Daily via REUTERS) Rencana ini diharapkan diikuti dengan pertemuan kepala negara antara Putin dan Xi untuk memperkuat hubungan strategis antara kedua negara. (Iori Sagisawa/Pool via REUTERS) Kesepakatan tersebut juga menjadi momen penting dalam memperingati hubungan bilateral Tiongkok-Rusia, termasuk Perjanjian Persahabatan yang telah berlangsung sejak 2001. (Iori Sagisawa/Pool via REUTERS)
Pertemuan tingkat tinggi ini menegaskan komitmen kedua negara untuk meningkatkan kerja sama di tengah ketidakpastian global yang semakin meningkat. (Iori Sagisawa/Pool via REUTERS)
Lavrov tiba di Beijing pada Selasa, 14 April 2026, dan langsung mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi. Russian Foreign Ministry/Handout via REUTERS Dalam sesi tersebut, kedua pihak membahas sejumlah isu penting, seperti konflik Rusia-Ukraina dan situasi krisis di Timur Tengah. (Russian Foreign Ministry/Handout via REUTERS)
Topik lain yang diperkenalkan meliputi pengembangan kerja sama bilateral serta harmonisasi kebijakan di berbagai forum internasional, termasuk PBB, BRICS, SCO, G20, dan APEC. (Iori Sagisawa/Pool via REUTERS) Hubungan Tiongkok-Rusia telah semakin solid sejak pengumuman kemitraan “tanpa batas” pada 2022, tepat sebelum invasi Rusia ke Ukraina dimulai. Di sisi lain, Amerika Serikat menganggap kedua negara sebagai dua kekuatan utama yang bersaing secara strategis di berbagai bidang, mulai dari teknologi kecerdasan buatan hingga pengembangan senjata nuklir. (Iori Sagisawa/Pool via REUTERS)