Main Agenda: BI Pede Kredit Perbankan Tumbuh Hingga 12 Persen pada 2026

BI Pede Kredit Perbankan Tumbuh Hingga 12 Persen pada 2026

Dalam konferensi pers setelah Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (22/4), Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan keyakinan terhadap peningkatan kredit perbankan tahunan yang diperkirakan mencapai rentang 8 hingga 12 persen di 2026. Ia menekankan bahwa proyeksi tersebut selaras dengan pergerakan tren penurunan suku bunga dan ketersediaan likuiditas yang masih memadai.

“Pertumbuhan kredit pada 2026 akan berada dalam rentang 8 hingga 12 persen, didorong oleh faktor permintaan dan penawaran,” kata Perry.

Suku bunga kredit mengalami penurunan menjadi 8,76 persen pada Maret 2026, menurun 44 basis poin dari periode sebelumnya. Di sisi lain, suku bunga deposito berada di level 4,19 persen, turun 62 basis poin. Perubahan ini dihasilkan melalui koordinasi antara BI dan bank-bank untuk memangkas pemberian special rate kepada deposan besar, yang saat ini menyumbang 26,3 persen dari total dana pihak ketiga (DPK).

Data menunjukkan bahwa kredit perbankan tumbuh 9,49 persen secara tahunan hingga Maret 2026, meningkat dari 9,37 persen di bulan Februari. Pertumbuhan ini mencerminkan ruang ekspansi yang masih luas, terlihat dari jumlah undistributed loan mencapai Rp2.527,46 triliun atau 22,59 persen dari total plafon kredit.

“Dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank tetap stabil, didukung oleh peningkatan DPK sebesar 13,55 persen pada Maret 2026,” terang Perry.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *