Special Plan: Purbaya Cerita Didatangi Petinggi China Saat Proyek Whoosh Digarap
Purbaya Cerita Didatangi Petinggi China Saat Proyek Whoosh Digarap
Kementerian Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menceritakan pengalamannya ketika seorang tokoh tinggi dari Tiongkok mengunjungi selama masa pengerjaan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. Saat itu, ia masih menjabat di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Menurut Purbaya, petinggi Tiongkok tersebut menyampaikan bahwa proyek yang sedang dijalankan mengalami kemajuan yang perlahan. Setelah dua tahun pengerjaan, pembebasan lahan baru mencapai sekitar 4 kilometer.
“Saya tanya, ‘Siapa yang bertugas mengelola proyek ini?’ dan dijawab, ‘Tidak ada yang menangani,’ katanya. ‘Kalau kami ngadu ke Kementerian BUMN, dipingpong ke Kementerian PU, pingpong lagi ke sana.’ Ya sudah ditarik kemari itu waktu itu diberesin sedikitlah pada waktu itu,” ujar Purbaya di sela-sela acara Simposium PT SMI di Hotel AYANA Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4).
Purbaya juga menyoroti cara proyek Whoosh yang tidak diawasi dengan baik, sehingga memicu pembengkakan biaya hingga triliunan rupiah. Ia menyebutkan kondisi serupa terjadi pada proyek LRT Jabodebek. Menurutnya, kedua proyek tersebut sebenarnya memiliki potensi besar, tetapi pelaksanaannya tidak dimonitor secara optimal. “Ada banyak yang kemarin-kemarin program infrastruktur tidak dimonitor. Ada Whoosh, LRT Jabodebek. Sebetulnya proyeknya bagus, cuma tidak diawasi, sehingga ketika ada masalah tidak ada yang menangani,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa proyek besar di pemerintahan Prabowo-Gibran harus dijalankan dengan disiplin eksekusi yang cepat dan andal. Pemantauan real time dari pusat hingga daerah disebut penting untuk menghindari ketidaksejajaran dalam pengelolaan. “Kalau tidak (dikawal), kita akan mengalami cost overrun delay yang akhirnya meningkatkan biaya investasi dan investor jadi kapok,” jelas Purbaya.
Dalam pernyataannya, Purbaya mengingatkan bahwa koordinasi yang kurang baik bisa menyebabkan keterlambatan dan pembengkakan biaya. Ia berharap proyek-proyek strategis dijalankan secara terpadu agar dapat mempercepat pencapaian tujuan dan menjaga kualitas pelaksanaannya.
[Gambas:Youtube]