Main Agenda: Kisah ‘Dukun AI’ Ramal Nasib Warga yang Melintas di Pusat Kota Seoul
Kisah ‘Dukun AI’ Ramal Nasib Warga yang Melintas di Pusat Kota Seoul
Di tengah kota Seoul, Korea Selatan, suara lonceng kecil menggema dari sebuah gang. Bunyi itu mengisyaratkan keberadaan seorang dukun tradisional. Namun, ketika dijelajahi, pengunjung justru menemukan seorang robot yang dioperasikan oleh kecerdasan buatan (AI). Toko budaya yang menjadi lokasi tersebut menyediakan layanan ramalan melalui avatar shaman yang tampil di layar.
Kim Da-ae (36), salah satu pengunjung, mengatakan pengalaman itu unik. Ia merasa lebih nyaman dibandingkan menghadiri ritual dukun asli. “Di sini, saya hanya melewati dan membaca papan AI ini… Jadi masuk dengan santai,” ujarnya, seperti dilaporkan AFP. Avatar shaman AI memiliki desain yang menyerupai karakter dari serial animasi populer ‘KPop Demon Hunters’.
“Keberuntungan yang cerah dan seimbang. Tangguh menghadapi perubahan, dengan hubungan yang membawa keberuntungan,” tulis cetakan kertas lamaran yang Kim baca dengan nada terkesan. “Saya merasa ada kesamaan dengan takdir saya karena sesuai dengan kepribadian saya, seperti menghargai hubungan sekaligus bersikap praktis,” tambahnya.
Dekat tempat Kim, seorang wisatawan asal Singapura bernama Amos Chun juga mencoba layanan tersebut. Ia merasa mudah berinteraksi karena shaman AI bisa berkomunikasi dalam empat bahasa—Korea, Inggris, Mandarin, dan Jepang. Ramalan untuk Chun adalah ‘Hindari Pengeluaran Impulsif!’.
“Ramalannya cukup bagus, apalagi berasal dari AI,” kata Chun sambil tertawa. “Karena itu memang sesuatu yang sering saya lakukan,” sambungnya berseloroh.
Teknologi ini menggabungkan pengenalan suara dengan asisten virtual atau chatbot AI generatif, memungkinkan ‘dukun’ dan pelanggan berkomunikasi. Sistem mengacu pada kepercayaan berusia ratusan tahun yang disebut ‘saju’ atau ’empat pilar takdir’, yang digunakan untuk menafsirkan nasib berdasarkan tanggal lahir. Dengan kombinasi inovasi digital dan tradisi, pengalaman ramalan di Seoul menawarkan cara baru menghadapi kehidupan sehari-hari.