Key Discussion: Banjir 1 Meter Rendam Puluhan Rumah Imbas 2 Sungai Meluap di Ciomas Bogor

Banjir 1 Meter Rendam Puluhan Rumah di Ciomas, Bogor

Kabupaten Bogor dilanda banjir yang mengakibatkan sejumlah rumah terendam air. Fenomena ini terjadi akibat meluapnya dua sungai, yaitu Kali Ciapus dan Kali Cibinong, yang dipicu oleh hujan deras berkepanjangan. Banjir mencapai ketinggian sekitar satu meter dan menghancurkan sebanyak 30 unit rumah di Desa Laladon, Kecamatan Ciomas.

Penjelasan dari BPBD

“Hujan deras yang berlangsung cukup lama menyebabkan pertemuan aliran air dua sungai tersebut, sehingga mengalir ke permukiman warga. Tinggi air banjir mencapai sekitar satu meter,” kata M Adam Hamdani, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Minggu (19/4/2026).

Menurut Adam, banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah sejak sekitar pukul 18.00 WIB. Selain merendam 30 rumah, genangan air juga mengenai masjid dan taman pemakaman umum (TPU), menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum.

“Dari hasil kaji cepat, 30 unit rumah terkena banjir, dengan 30 KK atau 120 jiwa yang terdampak. Masjid Jami Assalam dan TPU menjadi wilayah yang terkena genangan air,” tambah Adam.

Banjir yang mengenai wilayah Laladon berlangsung sekitar tiga jam sebelum air mulai surut. Petugas gabungan bersama warga melakukan upaya pembersihan dan penanganan lumpur yang masuk ke dalam rumah.

“Saat ini air banjir mulai surut, dengan durasi sekitar tiga jam. Material lumpur sudah dimulai dibersihkan, namun diperlukan langkah lebih lanjut dari dinas terkait untuk mengantisipasi dampak serupa di masa depan,” ujarnya.

Banjir di Desa Sukamakmur

Di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, terjadi banjir yang memengaruhi dua unit rumah akibat luapan anak sungai Kali Ciapus. Tinggi air mencapai sekitar 40 cm, dengan jumlah warga yang terkena dampak terbatas.

“Hujan deras yang terus-menerus menyebabkan anak Kali Ciapus meluap dan masuk ke rumah warga. Dua unit rumah menjadi korban, dihuni oleh sembilan keluarga,” jelas Adam.

Situasi banjir di Sukamakmur kini telah membaik setelah tim melakukan penyedotan air dan membersihkan area yang terdampak. Meski begitu, kejadian ini menunjukkan bahwa daerah tersebut rentan terhadap risiko bencana akibat cuaca ekstrem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *