Festival Kuliner dan Jamuan Massal Merayakan Hari Jadi Kotabaru ke-76
Kegiatan yang Menarik Perhatian Masyarakat dan Penguatan Ekonomi Lokal
What Happened During – Sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menghadirkan Festival Kuliner Hebat dan Jamuan Massal di kawasan wisata Siring Laut, Sabtu (31/5/2026). Acara ini dirancang untuk mempererat hubungan antarwarga serta menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan, khususnya melalui pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan menggabungkan pameran kuliner khas serta jamuan massal, kegiatan ini menjadi wadah bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada audiens yang lebih luas.
Kegiatan yang berlangsung di Siring Laut ini menampilkan berbagai makanan tradisional dan inovasi kuliner yang menonjolkan kekayaan budaya daerah. Dalam tujuh hari, dari 31 Mei hingga 6 Juni 2026, 96 stand kuliner yang dikelola oleh UMKM binaan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Kotabaru akan menjadi pusat kegiatan yang dinanti-nanti oleh masyarakat. Selain menikmati makanan lezat, pengunjung juga diberi kesempatan untuk melihat berbagai produk unggulan yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal.
Jamuan massal, yang merupakan bagian dari festival, diselenggarakan secara gratis pada hari pertama kegiatan, 31 Mei 2026. Pemilihan hari tersebut bertujuan memberikan apresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat, sekaligus menjadi wujud syukur atas keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola daerah yang berkembang. Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, mengungkapkan bahwa festival ini adalah wadah strategis untuk mendorong perekonomian sekaligus memperkuat kebersamaan dalam momen penting seperti Hari Jadi Kabupaten Kotabaru.
Kegiatan ini juga menyertakan penyerahan sertifikasi halal secara simbolis kepada pelaku industri kecil dan menengah (IKM), sebagai langkah meningkatkan standar kualitas produk dan daya saing dalam pasar ekspor. Sertifikasi halal ini diberikan kepada 96 pelaku UMKM yang terlibat dalam festival, sehingga masyarakat dapat lebih yakin akan kehalalan dan keunggulan produk daerah. Selain itu, jamuan massal menjadi puncak acara, dengan berbagai hidangan yang disajikan secara gratis oleh pelaku UMKM. Kehadiran para pejabat daerah, termasuk Wakil Bupati Syairi Mukhlis, Sekretaris Daerah Eka Sapruddin, Ketua DPRD Suwanti, dan perwakilan BUMN serta BUMD, menunjukkan dukungan pemerintah terhadap kegiatan ini.
“Saya sangat senang dengan acara ini. Selain menikmati makanan gratis, kita bisa melihat berbagai produk UMKM yang berkualitas dan mendukung perekonomian lokal,” kata Sarah, warga setempat yang hadir. Ia menambahkan bahwa festival ini tidak hanya menyajikan makanan lezat, tetapi juga memperkenalkan kekhasan makanan dan produk Kotabaru kepada masyarakat luas, termasuk tamu dari luar daerah.
Festival ini sejalan dengan tema “Banua Rakat Kotabaru Hebat”, yang menekankan kolaborasi dan semangat gotong royong dalam merayakan kemerdekaan daerah. Bupati Muhammad Rusli menyampaikan bahwa acara ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap identitas daerah. Ia menekankan pentingnya UMKM sebagai tulang punggung perekonomian, serta bagaimana festival ini memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk membangun jaringan dan meningkatkan penjualan.
Dalam keterangannya, Bupati Rusli menyebutkan bahwa kegiatan ini adalah salah satu dari berbagai inisiatif pemerintah untuk mengoptimalkan potensi UMKM. “UMKM memiliki peran vital dalam menggerakkan perekonomian, dan festival ini adalah langkah konkret untuk mendukung mereka,” katanya. Kehadiran seluruh pelaku UMKM juga menunjukkan bahwa mereka berkomitmen untuk terus berkembang dan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang lebih kuat.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan warisan kuliner lokal yang sebelumnya kurang dikenal oleh masyarakat. Produk seperti ikan segar, makanan tradisional, serta kerajinan tangan yang dipamerkan di setiap stand diharapkan mampu menarik perhatian calon konsumen, baik dari dalam maupun luar daerah. Selain itu, festival ini juga menawarkan pengalaman berbelanja yang menarik dan menginspirasi.
Kegiatan jamuan massal, yang berlangsung di hari pertama, diisi dengan berbagai hidangan spesial yang disajikan secara gratis kepada masyarakat. Ini menjadi cara yang efektif untuk memberikan akses ke makanan enak tanpa batas biaya, sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang keunggulan produk lokal. Bupati Rusli berharap festival ini dapat terus diadakan setiap tahun untuk memberikan dampak yang lebih besar dalam memperkuat ekonomi masyarakat.
Sebagai bagian dari kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, festival ini juga memperkuat kebersamaan antarwarga Kotabaru. Pemerintah daerah menilai bahwa inisiatif ini membantu membangun citra Kabupaten Kotabaru sebagai destinasi kuliner yang menarik dan kompetitif. Selain itu, acara ini memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi mereka dalam meramaikan momen perayaan.
Dengan diadakannya festival ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap masyarakat semakin peduli terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Kegiatan ini juga menjadi ajang pertukaran informasi, di mana pengunjung bisa mempelajari cara memasarkan produk mereka, serta memperoleh pengalaman langsung mengenai keunggulan produk daerah. “Semoga kegiatan ini bisa menjadi contoh untuk daerah lain dalam mempromosikan UMKM melalui acara yang kreatif dan berkesan,” ujar Sarah, yang menikmati jamuan massal sekaligus mendukung para pelaku usaha.
Kehadiran ribuan pengunjung pada hari pertama membuktikan bahwa festival ini berhasil menarik minat masyarakat. Berbagai hidangan yang disajikan, seperti masakan laut, makanan berbahan lokal, serta minuman tradisional, menjadi daya tarik utama. Selain itu, pelaku UMKM juga menawarkan bantuan teknis, seperti cara pemasaran online dan pengembangan kemasan, untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar internasional. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini mampu menjadi penggerak utama dalam membangun ekonomi daerah yang mandiri.
Pada kesempatan ini, Bupati Kotabaru menegaskan bahwa pendekatan holistik dalam pengembangan UMKM sangat penting untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat. Ia menyebutkan bahwa festival ini adalah upaya konkret untuk menjawab tantangan pasar yang kompetitif, sekaligus menunjukkan kemampuan daerah dalam merayakan hari jadi dengan inovasi yang bermakna. Dengan menampilkan beragam kuliner dan produk unggulan, festival ini diharapkan menjadi bentuk pengakuan terhadap upaya pelaku UMKM dalam memperkaya kehidupan masyarakat.
Acara yang berlangsung selama tujuh hari ini juga diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya mendukung usaha kecil. Sarah, yang merupakan salah satu pengunjung, menilai bahwa festival ini menjadi jembatan antara UMKM dan konsumen, serta memperkuat identitas daerah dalam persaingan pasar. Dengan adanya festival ini, para pelaku usaha diberi ruang untuk menunjukkan bakat mereka, sekaligus menerima masukan langsung dari masyarakat.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kotabaru tidak hanya memperingati hari jadi, tetapi juga berusaha membangun masa depan yang lebih baik. Dengan menggabungkan kegiatan ekonomi dan budaya, festival ini diharapkan mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan dalam perekonomian daerah. Selain itu, jamuan massal yang disajikan secara gratis juga menjadi cara untuk membangun komunitas yang solid, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam rangka memperkuat kebers
