Bupati: Kopi dari Kuningan berpeluang tembus pasar global
Bupati: Kopi Lokal Kuningan Siap Bersaing di Pasar Dunia
Kuningan menjadi sorotan setelah Bupati setempat, Dian Rachmat Yanuar, menyatakan bahwa produk kopi asal daerah ini memiliki potensi besar untuk menembus pasar global. Ia menyoroti peningkatan kualitas dan pengembangan sistem produksi yang solid sebagai faktor utama pendukung keberhasilan ini.
Kopi Karangsari Lolos Seleksi Kurasi Internasional
Dalam sebuah wawancara di Kuningan, Minggu, Dian mengungkapkan bahwa kopi dari Desa Karangsari, Kecamatan Darma, telah lolos seleksi kurasi untuk tampil di pameran internasional. Selain itu, komoditas ini juga akan ikut serta dalam ajang World of Coffee 2026 di Bangkok pada 7 hingga 9 Mei 2026.
“Kopi dari Karangsari telah lolos kurasi untuk tampil pada pameran internasional, serta kembali berpartisipasi dalam ajang World of Coffee 2026 di Bangkok pada 7-9 Mei 2026,” ujarnya.
Keterlibatan Petani Menjadi Kunci Utama
Dian menekankan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari peran petani lokal dalam menjaga produktivitas serta mengembangkan metode budidaya inovatif. Menurutnya, kopi kini bukan hanya menjadi sumber penghasilan ekonomi, tetapi juga bagian dari ekosistem kreativitas masyarakat.
Pemupukan Mutu dari Awal Proses
Bupati mengimbau agar kualitas kopi dijaga sejak tahap pemetikan hingga pengolahan. “Jangan memetik biji yang masih hijau. Kualitas harus dijaga, termasuk proses pengolahan yang bersih agar cita rasa kopi tetap terjaga,” tambahnya.