New Policy: Wamendag bantu produk lokal akses pasar luar negeri

Wamendag Bantu Produk Lokal Akses Pasar Luar Negeri

Kamis, di Kampus Unsri Palembang, Sumatera Selatan, Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri menyampaikan komitmen pihaknya untuk memastikan produk lokal dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat masuk ke pasar internasional. Menurut Dyah, dalam tahun 2025, Kemendag akan membantu 662 perusahaan UMKM dari berbagai daerah di Indonesia menjelajahi peluang ekspor.

“Dengan program ini, kami berharap bisa memberikan akses yang lebih mudah bagi pengusaha lokal untuk memperluas jaringan dagang mereka,” tutur Wamendag.

Untuk mendukung upaya ekspor tersebut, Kemendag memiliki tiga inisiatif utama, yaitu perlindungan pasar domestik, ekspansi ke pasar luar negeri, serta pengembangan usaha dari dalam negeri ke tingkat global. Dyah menyarankan pelaku UMKM yang tertarik menggunakan program tersebut untuk menghubungi tim di Kemendag.

Selain fokus pada ekspor, Kemendag juga berkomitmen meningkatkan ekosistem wirausaha nasional. Saat ini, total usaha UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta, di antaranya 26 juta bergerak di sektor nonpertanian. Angka tersebut mampu menyerap 120 juta tenaga kerja dan memberikan kontribusi sekitar Rp9,5 triliun terhadap PDB.

Dyah menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda, termasuk mahasiswa, dalam membangun usaha dari awal, baik melalui pengalaman sambil kuliah atau kerja sama dengan pemilik bisnis waralaba. “Membangun usaha bisa dimulai sejak duduk di bangku kuliah dengan cara kecil-kecilan,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *