Special Plan: Kemenperin buka pendaftaran serentak vokasi binaan tahun ini

Kemenperin Meluncurkan Pendaftaran Serentak untuk Sekolah Vokasi Industri Tahun Ini

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi industri, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah memulai proses pendaftaran calon peserta didik baru bagi sekolah vokasi yang dikelola secara bersama. Pendaftaran ini dilaksanakan secara serentak pada 6 April hingga 5 Juni 2026 untuk politeknik dan akademi komunitas, sementara SMK mengikuti jadwal 6 April–15 Mei 2026 melalui situs resmi Kemenperin.

Presiden Prabowo Tingkatkan Perhatian pada Pendidikan Vokasi

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pendidikan vokasi sebagai fondasi pembangunan tenaga kerja industri. “Lulusan vokasi harus memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja, baik lokal maupun internasional,” tegas Menperin dalam pernyataannya di Jakarta, Senin.

“Bapak Presiden menekankan bahwa pendidikan vokasi harus menjadi prioritas nasional agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, baik di dalam negeri maupun pasar global,” ujar Menperin.

Saat ini, Kemenperin mengelola 11 politeknik, dua akademi komunitas, dan sembilan SMK vokasi industri. Setiap tahun, institusi tersebut memproduksi tenaga kerja yang berkualitas. Menperin menyampaikan, sebagian besar lulusan telah diterima oleh sektor industri, sementara sebagian kecil memperoleh pekerjaan dalam waktu enam bulan setelah kelulusan.

Statistik Serapan Lulusan dan Pendaftar

Doddy Rahadi, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, menjelaskan bahwa lulusan vokasi diberikan kemampuan teknis serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi industri. “Serapan lulusan ke industri pada 2025 mencapai 68 persen dalam waktu segera setelah kelulusan, dan diperkirakan mencapai 100 persen dalam enam bulan ke depan,” tambahnya.

Dari data JARVIS tahun 2025, terdapat 82,8 ribu pendaftar untuk politeknik dan akademi komunitas, serta 28,8 ribu pendaftar SMK. Angka ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun 2024, yang mencatat sekitar 60 ribu pendaftar politeknik dan akademi komunitas, serta 23,5 ribu pendaftar SMK.

Jalur Penerimaan dan Biaya Pendidikan

Adapun untuk memasuki sekolah vokasi binaan Kemenperin, terdapat tiga jalur: JARVIS Bersama, JARVIS Mandiri, dan JARVIS Prestasi. Pendaftaran JARVIS Mandiri serta JARVIS Prestasi diatur oleh masing-masing unit pendidikan sesuai dengan aturan internal. “Seluruh proses pendaftaran JARVIS Kemenperin tidak dikenakan biaya. Biaya pendidikan selama masa studi menyesuaikan kebijakan masing-masing institusi,” jelas Doddy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *