Topics Covered: Kemarin, harga BBM nonsubsidi naik hingga kasus BNI di Aek Nabara
Kemarin, Harga BBM Nonsubsidi Naik hingga Kasus BNI di Aek Nabara
1. OJK Meminta BNI Tuntaskan Penyimpangan Dana Nasabah di Aek Nabara
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menyelesaikan kasus yang dialami nasabah di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Aek Nabara, Sumatera Utara. Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK, Agus Firmansyah, mengatakan bahwa OJK telah memanggil direksi serta manajemen BNI untuk mendapatkan penjelasan dan menekankan pentingnya tindakan cepat serta transparan.
“Kami menegaskan agar langkah penyelesaian dilakukan secara menyeluruh, transparan, dan bertanggung jawab,” ujarnya dalam keterangan tertulis dari Jakarta, Sabtu.
2. Pertamina Naikkan Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex
Per 18 April, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga untuk tiga produk bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Di DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo meningkat menjadi Rp19.400 per liter, naik dari Rp13.100 per liter pada 1 April 2026.
“Kenaikan ini berlaku mulai hari ini, Sabtu, dan kami terus memantau dampaknya,” terang Pertamina dalam laman resminya.
3. Mentan Instruksikan Penyelidikan Aktor Penyelundupan Bawang Bombai dan Cabai di Kalimantan Barat
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan agar Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri mengusut tuntas jaringan penyelundupan bawang bombai serta cabai kering ilegal di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Menurutnya, kasus ini tidak bisa dianggap remeh.
“Ini adalah jaringan besar, jadi aktor intelektualnya harus terungkap. Kami ingin penyelidikan dilakukan sampai ke akar masalah,” tuturnya di Jakarta, Sabtu.
4. Menteri ESDM: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Berdasarkan Mekanisme Pasar
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi, seperti Pertamax Turbo, dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Ia menjelaskan bahwa pemerintah hanya mengatur harga BBM bersubsidi, sementara produk untuk industri dan kelompok mampu menyesuaikan harga pasar.
5. Selat Hormuz Dibuka, Dua Kapal Pertamina Siap Berlayar Kembali
Dengan pengumuman pembukaan jalur laut Selat Hormuz oleh Iran, Pertamina International Shipping (PIS) mulai menyiapkan rencana pelayaran untuk dua kapal tanker yang terjebak di wilayah tersebut. Pejabat sementara Corporate Secretary PIS, Vega Pita, mengatakan bahwa pihaknya siap melakukan pemantauan intensif.
“Kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro akan melintas segera setelah rencana pelayaran aman dibuat,” tambahnya, dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Sabtu.