Topics Covered: Presiden dan Rosan bahas pembangunan program hilirisasi di 13 lokasi
Presiden dan Rosan Bahas Pembangunan Program Hilirisasi di 13 Lokasi
Jakarta – Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani berlangsung di kediaman pribadi Kepala Negara, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat. Dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa diskusi tersebut fokus pada progres pembangunan hilirisasi di 13 lokasi strategis di berbagai wilayah.
Ekspansi ke Sektor Pertanian dan Perikanan
Teddy menyampaikan, Presiden Prabowo memerintahkan agar program hilirisasi tidak hanya menjangkau energi dan mineral, tetapi juga diperluas ke bidang pertanian serta perikanan. “Presiden ingin hilirisasi terus berkembang di sektor-sektor yang berpotensi, termasuk pertanian dan perikanan,” jelasnya. Ini menunjukkan arah kebijakan pemerintah yang menekankan pertumbuhan ekonomi berbasis nilai tambah, peningkatan lapangan kerja, dan penguatan daya saing nasional dari hulu hingga hilir.
“Perkembangan hilirisasi akan segera dijalankan di 13 lokasi strategis di Indonesia,” ujar Teddy.
Dalam sesi rapat, juga dibahas beberapa investor yang akan menanamkan modal di negeri ini. Menteri Rosan, yang juga menjabat Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), menyoroti minat investor pada bidang waste to energy, sumber daya mineral, serta industri agrikultural, padat karya, dan garmen.
Dorongan dari pemerintah dan aliran investasi yang terus meningkat menjadi fondasi utama dalam mendorong hilirisasi sebagai penggerak utama menuju Indonesia yang maju, mandiri secara ekonomi, dan tangguh di panggung global.