Visit Agenda: Mentan ajak masyarakat aktif verifikasi data pangan nasional

Mentan Ajak Masyarakat Aktif Verifikasi Data Pangan Nasional

Kunjungan ke Gudang Bulog di Sidoarjo

Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) – Dalam kunjungannya ke Gudang Bulog Banjar Kemantren, Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian RI, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dalam memverifikasi data pangan nasional. Tujuannya adalah meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. “Masyarakat dapat melibatkan diri secara langsung dalam pengecekan, hari ini stok beras nasional mencapai 4,9 juta ton,” ujarnya, Minggu.

“Saya bangga dengan elemen masyarakat yang hadir, agar bisa memberikan pendapat kedua dan melakukan cross check langsung terhadap data pangan nasional,” kata Amran.

Amran menekankan bahwa data pangan dapat dipantau melalui informasi dari Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), serta Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), yang semuanya dianggap kredibel. Dalam acara tersebut, ia mengapresiasi peran Bulog Jatim yang mengundang perwakilan dari kalangan mahasiswa, dosen, dan organisasi kepemudaan untuk turut serta mengecek stok beras di wilayah Sidoarjo.

Menurut Menteri Amran, keterlibatan masyarakat penting untuk memastikan verifikasi independen terhadap data pangan nasional. Ia menambahkan bahwa data terbaru menunjukkan ketersediaan beras mencapai 4,9 juta ton, dengan proyeksi akan mencapai lima juta ton pada pertengahan minggu depan. Ia optimistis ketahanan pangan nasional tetap kokoh meski menghadapi dampak fenomena El Nino.

Selain beras, ketersediaan bahan pangan dari sektor industri makanan horeka mencapai 12,5 juta ton, sementara hasil tanaman standing crop tercatat sebanyak 11 juta ton. Total pasokan pangan nasional, lanjutnya, mencapai sekitar 28 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 11 bulan.

Amran juga menyatakan siap menyalurkan transparansi data ketersediaan pangan melalui komunikasi lintas lembaga. Ini bertujuan memastikan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *