Facing Challenges: Kerusakan akibat serangan AS-Israel di Iran capai Rp4,6 kuadriliun
Kerusakan akibat serangan AS-Israel di Iran capai Rp4,6 kuadriliun
Menurut laporan Kantor Berita Tasnim, Juru Bicara Pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani mengungkapkan bahwa kerusakan akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran diperkirakan mencapai 270 miliar dolar AS, setara sekitar Rp4,6 kuadriliun. Angka ini masih dalam tahap perhitungan awal.
“Tim perunding kami terus mengejar isu ganti rugi akibat perang, dan topik ini menjadi bagian dari diskusi di Islamabad,” ujar Mohajerani kepada Kantor Berita Rusia RIA Novosti.
Di sisi lain, dia menyatakan bahwa jumlah kerusakan tersebut belum ditetapkan secara resmi. “Biasanya, evaluasi kerusakan memerlukan analisis bertahap,” tambahnya.
Ketegangan Teluk meningkat setelah serangan gabungan
Kerusakan yang terjadi memicu peningkatan ketegangan di wilayah Teluk. Serangan bersama AS dan Israel ke Iran pada akhir Februari lalu menimbulkan korban ribuan jiwa, termasuk puluhan ribu orang yang terluka. Iran lantas membalas serangan ke Israel, Irak, Yordania, serta negara-negara Teluk yang menyimpan aset militer AS.
Setelah beberapa hari pertempuran, gencatan senjata selama dua minggu diumumkan akhir pekan lalu. Namun, tidak semua konflik berakhir, karena delegasi Iran dan AS belum mencapai kesepakatan meski telah berdiskusi selama 21 jam di Islamabad, Pakistan, pada Minggu (12/4).