Hoaks! Seluruh pasukan perdamaian TNI ditarik dari Lebanon
Hoaks: Seluruh Pasukan Perdamaian TNI Ditarik dari Lebanon
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah postingan di platform YouTube menyebutkan bahwa kondisi Lebanon kian memburuk, sehingga Kepala Staf Angkatan Bersenjata (KSAB) memerintahkan seluruh prajurit untuk berada di dalam bunker sebagai langkah utama. Video tersebut juga menyatakan bahwa Indonesia secara resmi telah menarik seluruh pasukan perdamaian dari Lebanon. Narasi dalam unggahan itu menyatakan:
“Kondisi Lebanon semakin kritis: KSAB menginstruksikan prajurit masuk ke bunker keamanan sebagai prioritas utama. Indonesia resmi menarik seluruh pasukan perdamaian dari Lebanon! KSAB meminta seluruh personel evakuasi ke bunker!”
Meski begitu, tidak ada bukti resmi dari pemerintah atau laporan media terpercaya yang mendukung klaim tersebut. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, melalui ANTARA, menegaskan bahwa hingga kini tidak ada keputusan untuk menarik pasukan TNI dari misi Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). Ia menjelaskan bahwa pemerintah masih menjalankan tugas prajurit TNI di sana, sambil terus mengevaluasi berbagai aspek secara berkala.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkap bahwa masa tugas pasukan TNI dalam UNIFIL akan berakhir pada Mei 2026. Dengan demikian, seluruh anggota akan kembali ke Jakarta sesuai rencana. Pernyataan ini menunjukkan bahwa klaim tentang penarikan lengkap pasukan perdamaian TNI dari Lebanon tidak sesuai dengan fakta.