Latest Program: Belanja impor solar dan bensin Kamboja naik 15,5 persen pada Q1 2026

Belanja Impor Solar dan Bensin Kamboja Naik 15,5 Persen pada Q1 2026

Dalam laporan terbaru, Kementerian Perdagangan Kamboja mengungkapkan bahwa nilai impor solar dan bensin di negara tersebut mencapai 624 juta dolar AS pada kuartal pertama (Q1) tahun 2026. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 15,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang sekitar 540 juta dolar AS.

Menurut data, pembelian solar mencapai 366 juta dolar AS, naik 10,2 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, impor bensin mencapai 258 juta dolar AS, meningkat 24 persen dibandingkan tahun 2025. Peningkatan ini diduga dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak global akibat situasi konflik di Timur Tengah, menurut pernyataan Thong Mengdavid, wakil direktur Pusat Studi China-ASEAN di Universitas Teknologi dan Sains Kamboja.

“Kamboja dapat menghadapi tekanan biaya impor serta dampak inflasi, terutama pada sektor transportasi dan kebutuhan pokok,” ujar Thong kepada Xinhua. Ia menambahkan bahwa pemerintah perlu mempercepat kebijakan diversifikasi energi, seperti pengembangan sumber daya terbarukan, dan membangun fasilitas pengolahan minyak atau kapasitas penyimpanan.

Harga solar di Kamboja mencapai 5.700 riel per liter, sementara bensin reguler dijual dengan harga 4.950 riel. Konversi mata uang tersebut berdasarkan nilai 1 riel sekitar Rp4,29, menurut kementerian perdagangan setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *