Official Announcement: Ghalibaf: Iran siaga tempur di tengah negosiasi dengan AS

Iran Tetap Siaga Tempur Saat Berlangsung Negosiasi dengan AS

Moskow – Mohammad Bagher Ghalibaf, ketua parlemen Iran, menyatakan bahwa pasukan militer negara tersebut tetap dalam kondisi siap bertempur meskipun proses negosiasi dengan Amerika Serikat masih berlangsung. Menurut laporan Press TV, Ghalibaf mengungkapkan, “Kami tidak mempercayai musuh. Bahkan sekarang, saat kami duduk di sini, perang bisa pecah kapan saja. Pasukan kami siap tempur secara penuh di medan perang,”

Iran Menyangkal Kelalaian dalam Pengamanan Nasional

Ketua parlemen Iran menolak klaim bahwa negosiasi sedang berlangsung dapat menyebabkan kekurangan kesiapan pengamanan. “Kami tidak percaya bahwa karena sedang bernegosiasi, pasukan kami tidak siap. Sebaliknya, seperti warga jalanan, pasukan militer juga tetap siap,” tambah Ghalibaf dalam pernyataannya.

Perang Pecah, Gencatan Senjata, dan Blokade Pelabuhan

Sebelumnya, Geo TV Pakistan melaporkan bahwa sesi kedua pembicaraan antara AS dan Iran akan diadakan di Islamabad, kemungkinan pada akhir pekan depan. Pada 28 Februari, AS dan Israel menghancurkan target di Iran, mengakibatkan kematian lebih dari 3.000 orang. Setelah itu, Washington dan Teheran menetapkan gencatan senjata selama dua minggu. Namun, pembicaraan di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.

Meskipun tidak ada pengumuman dimulainya kembali perang, AS telah memulai blokade pelabuhan Iran. Tindakan ini mendorong mediator untuk menyelenggarakan putaran pembicaraan berikutnya.

“Kami tidak percaya bahwa karena kami sedang bernegosiasi, maka angkatan bersenjata tidak siap. Sebaliknya, seperti halnya orang-orang di jalanan, angkatan bersenjata kami juga siap,” kata Ghalibaf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *