Official Announcement: Selat Hormuz kembali dibuka, harga minyak mentah anjlok lebih dari 10 persen
Selat Hormuz kembali dibuka, harga minyak mentah anjlok lebih dari 10 persen
Jumat (17/4) pagi, harga kontrak minyak mentah berjangka turun lebih dari 10% setelah Iran mengumumkan pembukaan Selat Hormuz untuk semua kapal komersial selama gencatan senjata di Lebanon. Pada saat itu, kontrak WTI Mei mencapai 83 dolar AS per barel, dibandingkan penutupan sebelumnya 94,69 dolar AS per barel. Sementara itu, harga kontrak Brent Juni anjlok ke 87,71 dolar AS per barel, dari 99,39 dolar AS per barel sebelumnya.
Iran pastikan akses laut terbuka selama gencatan senjata
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, melalui unggahan di media sosial X, menyatakan bahwa Selat Hormuz kini terbuka penuh bagi kapal komersial. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini berlaku hingga akhir periode gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.
“Jalur pelayaran bagi seluruh kapal komersial melalui Selat Hormuz telah dinyatakan terbuka sepenuhnya selama sisa masa gencatan senjata,” tulis Araghchi.
Trump apresiasi langkah Iran, blokade tetap berlangsung
Presiden AS Donald Trump mengungkapkan rasa terima kasih kepada Iran atas pengumuman pembukaan Selat Hormuz. Namun, ia menegaskan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap Iran masih berlaku hingga transaksi Washington dan Teheran “100 persen selesai”.
“Blokade laut AS terhadap Iran akan tetap diterapkan hingga semua transaksi antara kedua negara rampung,” tambah Trump.
Gencatan senjata dan pengaruh terhadap lalu lintas minyak
Gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon mulai berlaku tengah malam antara Kamis (16/4) dan Jumat (17/4) waktu setempat. Selat Hormuz, jalur kritis yang mengangkut sekitar 20% minyak global, telah ditutup sejak konflik di Timur Tengah pecah akhir Februari.