Important News: Polda Jatim uji lab temuan diduga narkotika 27,83 kg di Sumenep

Polda Jatim uji lab temuan diduga narkotika 27,83 kg di Sumenep

Sebuah pengujian laboratorium dilakukan oleh Polda Jawa Timur terhadap benda yang diduga mengandung narkotika seberat 27,83 kilogram, ditemukan di kawasan pesisir Giligenting, Kabupaten Sumenep. Tujuan uji ini adalah untuk memverifikasi komposisi zat serta mendukung pembuktian hukum dalam penyelidikan yang sedang berlangsung.

“Barang bukti dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Jatim untuk memverifikasi komposisi zat di dalamnya dan memperkuat proses pembuktian hukum,” ujar Nanang Avianto, Kepala Polda Jatim, di Surabaya, Kamis.

Temuan ini bermula dari laporan warga yang mengungkap benda mencurigakan di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Sumenep, pada Senin (13/4) sore. Setelah menerima laporan tersebut, petugas Polsek Giligenting Polres Sumenep melakukan inspeksi di lokasi kejadian sekitar pukul 16.15 WIB.

Petugas mengungkap 23 paket plastik bertuliskan “BUGATTI” yang diperkirakan berisi narkotika. Dari jumlah tersebut, sembilan paket berada di dalam tas terpal abu-abu, sementara 14 lainnya tercecer di sekitar area. Semua barang bukti kemudian ditahan dan diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumenep untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan pelayanan informasi kepada media agar setiap perkembangan dapat tersampaikan secara akurat dan berimbang kepada masyarakat,” ujar Nanang. “Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” katanya.

Sampai saat ini, kasus masih dalam proses penyelidikan tanpa ada tersangka yang ditetapkan. Polda Jatim menegaskan bahwa penanganan kasus dilakukan secara profesional, transparan, dan terbuka, sementara informasi disampaikan secara cepat dan akurat kepada publik melalui media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *